URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sejumlah anak kembali bermain seluncuran air di Bendung Pleret Sungai Banjir Kanal Barat, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Rabu (8/7/2026) sore. Operator Bendung Simongan Wilayah BKB menegaskan aktivitas tersebut dilarang karena berbahaya, meski debit air saat itu rendah, serta mengingatkan bendungan bukan lokasi wisata dan seluruh kegiatan di zona satu harus dihentikan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bendung Pleret BKB Semarang Kembali Jadi Arena Seluncuran, Operator Tegaskan Larangan

Bendung Pleret BKB Semarang Kembali Jadi Arena Seluncuran, Operator Tegaskan Larangan

Bendung Pleret BKB Semarang Kembali Jadi Arena Seluncuran, Operator Tegaskan Larangan

featured-img
📰 Dikutip dari: detik.com

BACA JUGA :

Prabowo dan PM Modi Kunjungi Candi Prambanan, Teguhkan Kerja Sama Pelestarian Budaya Indonesia-India
Prabowo dan PM Modi Kunjungi Candi Prambanan, Teguhkan Kerja Sama Pelestarian Budaya Indonesia-India
Polri dan Polda Metro Jaya Geledah 12 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel
Polri dan Polda Metro Jaya Geledah 12 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel
Polri Sita Puluhan Kilogram Emas dan Uang Asing dari Brankas Tersembunyi di Bogor
Polri Sita Puluhan Kilogram Emas dan Uang Asing dari Brankas Tersembunyi di Bogor
Mortir Diduga Aktif Ditemukan Saat Renovasi Rumah di Banyumanik Semarang
Mortir Diduga Aktif Ditemukan Saat Renovasi Rumah di Banyumanik Semarang
Viral Jukir Tarik Rp10 Ribu di Simpang Lima Semarang, Dishub Beri Teguran
Viral Jukir Tarik Rp10 Ribu di Simpang Lima Semarang, Dishub Beri Teguran
China Desak AS Hentikan Blokade Kuba, Tegaskan Dukungan atas Kedaulatan Havana
China Desak AS Hentikan Blokade Kuba, Tegaskan Dukungan atas Kedaulatan Havana

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar