URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Dalam bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang mengkampanyekan hindari penggunaan plastik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bentuk Peduli Lingkungan, Mahasiswa Ilkom Udinus Kampanyekan Hindari Penggunaan Plastik

Bentuk Peduli Lingkungan, Mahasiswa Ilkom Udinus Kampanyekan Hindari Penggunaan Plastik

Bentuk Peduli Lingkungan, Mahasiswa Ilkom Udinus Kampanyekan Hindari Penggunaan Plastik

Featured Image

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Dalam bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang mengkampanyekan hindari penggunaan plastik. Melalui gerakan #GenerasiDietPlastik, sejumlah mahasiswa ini turun ke Jalan Tri Lomba Juang untuk mengajak masyarakat mengurangi penggunaan plastik.

Koordinator Aksi, Denisa Aulia menyebut, aksi ini dilakukan untuk menyadarkan masyarakat tentang permasalahan lingkungan hidup terutama berbahayanya sampah plastik yang tidak terjamak atau terjangkau orang. Menurutnya, selain merusak alam, sampah plastik bila tidak terurus dapat mengakibatkan banjir.

“Dampak sampah plastik ini sangat berbahaya bagi ekosistem di lingkungan, sampah plastik membutuhkan waktu puluhan tahun untuk terurai, sehingga kita harus segera mengatasinya, salah satunya dengan menerapkan prinsip reduce, reuse, dan recycle,” ujar Mahasiswa Udinus Semester 5 itu saat dikonfirmasi, Selasa (3/1/2023).

Oleh karena itu, untuk menghindari dampak negatif dari sampah plastik, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk beralih ke produk-produk yanh tidak sekali pakai. Seperti misalnya tumbler atau botol minum, totebag sebagai pengganti kantong plastik dan lunchbox atau wadah makanan.

“Kami juga memberikan tantangan kepada masyarakat untuk ikut andil dalam aksi kepedulian lingkungan ini. Masyarakat bisa mengunggah bentuk aksi pengurangan pemakaian plastik dengan tagar #GenerasiDietPlastik di IG Story. Dilihat dari akun Instagram @generasidietplastik_, cukup banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam aksi ini,” jelasnya.

Karena kampanye Generasi Diet Plastik ini didukung oleh klinik kecantikan Super Skin, masyarakat yang berpatisipai bisa mendapatkan voucher perawatan di seluruh klinik.

Sementara itu, Organisasi yang bergerak dalam bidang sosial dan lingkungan, Green Welfare Indonesia mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh mahasiswa Udinus ini. Menurutnya, kegiatan ini adalah salah satu bentuk kepedulian mahasiswa kepada lingkungannya.

“Kami sangat mendukung aksi #GenerasiDietPlastik ini karena kita di pihak yang sama. Ini sama artinya kami peduli dengan alam kami dan kami ingin melindungi sebanyak yang kami bisa,” ucap Executive Director, Khansa Rania Egieara perwakilan dari Green Welfare Bandung.

Dirinya berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut dan banyak masyarakat yang juga ikut berpartisipasi. Hal itu karena permasalah lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

“Terus anjurkan kepada orang-orang untuk menggunakan produk yang ramah lingkungan, seperti sedotan bambu atau logam serta pembalut yang dapat digunakan digunakan kembali,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Ribuan pencari kerja, mayoritas lulusan baru, memadati Job Fair 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 26 perusahaan membuka 6.969 lowongan kerja dari berbagai sektor, sementara para peserta mengeluhkan syarat pengalaman kerja yang masih menjadi kendala utama bagi fresh graduate dalam memasuki dunia kerja.
Lulusan S1 Berburu Kerja di Job Fair, Terhambat Persyaratan Pengalaman
Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat menegaskan pembangunan Giant Sea Wall di Pantura Jawa merupakan langkah strategis menghadapi rob dan abrasi, namun tidak boleh mengabaikan persoalan sosial masyarakat pesisir. Dalam kuliah umum di Universitas Islam Sultan Agung, Selasa (2/6/2026), ia meminta proyek tanggul laut raksasa diintegrasikan dengan perlindungan lingkungan, peningkatan kesejahteraan nelayan, serta kajian dampak sosial dan ekologis yang komprehensif.
Tak Cukup Bangun Tanggul Raksasa, Menteri LH Soroti Ancaman Penurunan Tanah di Pantura
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Satresnarkoba Polres Salatiga menangkap dua pengedar sabu berinisial SSI alias Kecing dan AW alias Mento di Kecamatan Sayung, Demak, Selasa malam. Penangkapan dilakukan setelah pengembangan kasus pengguna...
Majelis Masyayikh di Sidang MK Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Ketua Majelis Masyayikh sekaligus Ketua Tanfidziyah PWNU, Abdul Ghaffar Rozin, menegaskan negara wajib membiayai pendidikan pesantren saat sidang uji materi UU Pesantren di Mahkamah Konstitusi, Rabu (3/6/2026)....
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Kamis, 4 Juni 2026, sekitar pukul 12.00–13.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter. Kondisi tersebut berpotensi memicu genangan rob di sejumlah wilayah pesisir Semarang dan pantura Jawa Tengah saat aktivitas laut dan pasang siang berlangsung.
04 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–13.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Kamis, 4 Juni 2026, sekitar pukul 12.00–13.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 4 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 25–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di kawasan pegunungan, dataran tinggi, serta Pantura tengah hingga barat Jawa Tengah pada sore hingga malam hari.
04 Juni 2026: BMKG Prediksi Hujan Disertai Petir Berpotensi Guyur Pegunungan dan Pantura Barat Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 4 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di...
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
PT Pertamina Patra Niaga menggelar simulasi keadaan darurat terintegrasi di kawasan Integrated Terminal Semarang untuk menguji kesiapsiagaan menghadapi kebocoran minyak, kebakaran kapal nelayan, hingga...
Muat Lebih

POPULER

Sebanyak 350 lansia mengikuti peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 di Terminal Tipe A Tingkir, Salatiga, Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang digelar Dinas Sosial Kota Salatiga itu menghadirkan layanan kesehatan gratis, bantuan sosial senilai Rp108 juta, serta pameran karya kreatif lansia sebagai bentuk penghormatan terhadap kelompok lanjut usia yang tetap sehat dan produktif.
Terminal Tingkir Salatiga jadi Panggung Bahagia Lansia, Rayakan Umur Panjang dapat Bantuan Rp108 Juta
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved