KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Waspada! Aksi Dugaan Penculikan Anak Terjadi di Kota Semarang

Waspada! Aksi Dugaan Penculikan Anak Terjadi di Kota Semarang

Waspada! Aksi Dugaan Penculikan Anak Terjadi di Kota Semarang

RASIKAFM.COM|SEMARANG – Aksi dugaan penculikan anak terjadi di Jalan Karanglo, Kelurahan Gemah, Kecamatan Pedurungan Kota Semarang. Beruntung bocah perempuan berumur 11 tahun ini melawan sehingga berhasil melepaskan diri.

Kapolsek Pedurungan, Kompol Dina Novitasari mengatakan kejadian dugaan penculikan anak itu terjadi pada Senin (30/1/2023) sekira pukul 17.45 WIB. Saat itu, siswi SD sedang pergi ke warung disuruh ibunya.

Dirinya menjelaskan kejadian terjadi ketika korban sedang membeli tepung ke warung kelontong. Kemudian korban didekati oleh dua pria yang berboncengan menggunakan motor Yamaha Nmax bewarna hitam.

Saat sudah bertemu korban, lalu dua pria tak dikenal tersebut memaksa untuk mengajak korban pergi dengan diiming-imingi hadiah. Namun karena korban tak mengenal akhirnya korban menolak dan melawan dua pria tersebut.

“Dibujuk akan diberi permen, ditarik tangannya, pas ditarik berontak dan teriak minta tolong. Kemudian warga meneriaki maling dan 2 orang tersebut lari menggunakan kendaraan yang digunakan tersebut,” ujar Dina saat dikonfirmasi, Selasa (31/1/2023).

Meski pihak keluarga korban belum membuat pelaporan secara resmi, namun saat ini polisi masih terus mendalami peristiwa itu. Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat khususnya orangtua untuk selalu waspada dan memantau anaknya.

“Sedang pendalaman untuk keluarga sendiri tidak berkenan melaporkan kejadian tersebut ke polsek,” jelasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Semarang Rahmulyo Adi Wibowo langsung mendatangi kediaman korban untuk memeriksa kondisinya. Saat ini keadaan bocah itu nampak sehat dan mulai stabil.

“Kondisi anak stabil dan bisa cerita. Dia mau sekolah (tidak trauma) dan orangtua mendampingi,” imbuhnya.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang