URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Baliho parpol dan politikus sudah bertebaran di Kota Salatiga, meskipun pemungutan suara pada Pemilu 2024 masih cukup lama. Komisioner Bawaslu Kota Salatiga, Ahmad Dhomiri, mengaku belum memiliki peraturan khusus yang mengatur terkait pemasangan baliho politik di masa kampanye yang belum dimulai.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemilu Masih Tahun Depan, Namun Baliho Parpol Mulai Marak di Kota Salatiga

Pemilu Masih Tahun Depan, Namun Baliho Parpol Mulai Marak di Kota Salatiga

Pemilu Masih Tahun Depan, Namun Baliho Parpol Mulai Marak di Kota Salatiga

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Meski pelaksanaan Pemungutan suara pada Pemilu 2024 masih cukup lama, namun baliho parpol dan politikus sudah bertebaran di Kota Salatiga.

Pantauan Rasika FM, Sejumlah baliho parpol dan politikus bertebaran di perempatan Jetis, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, dan beberapa ruas jalan strategis lainya.

Baliho bergambar partai politik (parpol) dan politikus mulai bertebaran di sejumlah ruas jalan di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng). Padahal, masa kampanye pemilihan umum (pemilu) tahun 2024 belum dimulai.

Menyikapi kondisi itu, Komisioner Bawaslu Kota Salatiga, Ahmad Dhomiri, mengaku tidak bisa berbuat banyak. Ia mengaku masih menunggu aturan terkait pemasangan baliho politik itu.

“Kami memang agak kesulitan karena belum memiliki peraturan khusus yang mengatur terkait hal itu. Bagaimana mengatur pemasangan alat peraga saat masa kampanye belum dimulai,” jelas Dhomiri kepada wartawan (7/3/2023).

Pihaknya sampai saat ini juga masih menunggu peraturan tersebut. Hal itu dikarenakan jika melakukan eksekusi penurunan baliho, Bawaslu Kota Salatiga mengaku tidak memiliki payung hukum yang kuat.

Dhomiri menyebut saat ini Bawaslu, KPU, dan Komisi II DPR tengah menyusun aturan terkait pemasangan baliho parpol maupun calon yang dilakukan sebelum masa kampanye pemilu. Ia pun berharap aturan itu segera ditetapkan dan diterbitkan agar bisa diimplementasikan.

“Tentu ke depan akan semakin banyak, semakin banyak bertebaran alat peraga yang sudah dipesan atau dibuat parpol untuk mengenalkan ke masyarakat,” tuturnya.

Dhomiri menyebut jika mengacu aturan tahun 2018, sebetulnya saat ini parpol diperbolehkan sosialisasi setelah penetapan nomor urut parpol.

“Partai politik itu bisa melakukan sosialisasi dan pendidikan politik di internal parpol mereka. Dengan metode satu, pemasangan bendera parpol dan nomor urutnya itu boleh,” bebernya.

Oleh karenanya, parpol maupun politikus pun diperbolehkan untuk melakukan pemasangan baliho. Meski demikian, pemasangan itu sebatas sosialisasi kepada masyarakat dan buka kampanye.

Sementara itu jika mengutip dari laman infopemilu.kpu.go.id, tahapan pemilu 2024 sebenarnya sudah dimulai sejak 14 Juni 2022 lalu. Meski demikian, untuk masa kampanye baru akan dimulai pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.

BACA JUGA :

Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia