URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Piagam Penghargaan Kota Tertoleran Kedua se-Indonesia diserahkan Penjabat Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, kepada Sekda Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti, didampingi Ketua FKUB Kota Salatiga, KH Noor Rofiq, dalam Apel Luar Biasa di Halaman Pemkot Salatiga. Salatiga meraih peringkat kedua sebagai Kota Tertoleran di Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2022, yang diselenggarakan oleh Setara Institute di Jakarta.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Apel Luar Biasa, Pj Walikota Menyerahkan Piagam Penghargaan Kota Tertoleran Kepada Sekda Salatiga

Apel Luar Biasa, Pj Walikota Menyerahkan Piagam Penghargaan Kota Tertoleran Kepada Sekda Salatiga

Apel Luar Biasa, Pj Walikota Menyerahkan Piagam Penghargaan Kota Tertoleran Kepada Sekda Salatiga

Piagam Penghargaan Kota Tertoleran Kedua se-Indonesia diserahkan Penjabat Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, kepada Sekda Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti, didampingi Ketua FKUB Kota Salatiga, KH Noor Rofiq, dalam Apel Luar Biasa di Halaman Pemkot Salatiga. Salatiga meraih peringkat kedua sebagai Kota Tertoleran di Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2022, yang diselenggarakan oleh Setara Institute di Jakarta.
Foto dok IST
Pj Walikota Menyerahkan Piagam Penghargaan Kota Tertoleran Kepada Sekda Salatiga.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Piagam Penghargaan Kota Tertoleran Kedua se-Indonesia diserahkan Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi kepada Sekda Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti dan didampingi Ketua FKUB Kota Salatiga, KH Noor Rofiq dalam Apel Luar Biasa di Halaman Pemkot Salatiga, Senin (10/04/2023).pagi.

Salatiga mendapatkan penghargaan sebagai Kota Tertoleran kedua se-Indonesia dalam Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2022, yang diselenggarakan Setara Institute, di Jakarta. Peringkat itu naik satu level dengan nilai 6,417 setelah sebelumnya pada tahun 2021 memperoleh peringkat ketiga dengan nilai 6,367.

“Alhamdulillah baru saja kita mengadakan apel luar biasa terkait dengan penyerahan penghargaan dari Setara Institute Indonesia terkait dengan Kota Tertoleran kedua se-Indonesia. Hal ini sekaligus menjadi penanda bahwa masih banyak yang harus kita lakukan atau berikan dalam menjaga kerukunan, kedamaian, toleransi di tengah kehidupan keberagaman di Kota Salatiga,”kata Sinoeng.

Bagi Pemerintah Kota Salatiga, raihan tersebut menjadi penanda bahwa kedepan masih ada langkah-langkah untuk bisa merawat, menjaga keindahan dan keberagaman itu di tengah-tengah nilai luhur Pancasila. Capaian yang luar biasa ini merupakan penanda kerja kolaboratif dari pemerintah kota, Forkopimda, FKUB, media, institusi pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat Kota Salatiga.

Dirinya juga menambahkan bahwa Perayaan Hari Paskah juga digelar di Kota Salatiga, bersamaan dengan itu pelaksanaannya ada di Bulan Suci Ramadan dan kegiatan tersebut bisa berjalan dengan baik dan lancar.

“Kemarin baru saja ada peringatan Hari Paskah, dan ditandai dengan Bulan Suci Ramadan. Tentu ini menjadi sebuah gambaran atau ilustrasi dua peringatan yang dapat berlangsung dengan baik, penuh khidmat dan tetap mengedepankan toleransi dan penghormatan satu sama lain di Kota Salatiga,”tambah Sinoeng. (Rief)

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved