KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Permudah Mengurus Paspor, UIN Salatiga Gandeng Imigrasi Selenggarakan Program Eazy Paspor

Permudah Mengurus Paspor, UIN Salatiga Gandeng Imigrasi Selenggarakan Program Eazy Paspor

Permudah Mengurus Paspor, UIN Salatiga Gandeng Imigrasi Selenggarakan Program Eazy Paspor

Foto Arief Rasika
Suasana layanan EAZY Passport di Ruang Rapat Utama Gedung KH. Hasyim Asyari, Kampus III, UIN Salatiga, Selasa (16/5/2023).

[@]Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mengadakan kerja sama dengan Kantor Imigrasi Semarang untuk membuka layanan EAZY Passport. Kegiatan ini ini berupa Layanan jemput bola pembuatan dan perpanjangan paspor, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Gedung KH. Hasyim Asyari, Kampus III, Selasa (16/5/2023).

Rektor UIN Salatiga, Prof. Zakiyuddin Baidhawy mengapresiasi adanya kegiatan tersebut. “EAZY Passport ini adalah salah satu layanan prima dari Kantor Imigrasi Semarang yang mempermudah masyarakat, termasuk sivitas akademika UIN Salatiga. Semoga kegiatan ini dapat digelar secara berkala,” ujar Rektor.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Salatiga, Hammam, Ph.D menambahkan bahwa layanan jemput bola EAZY Passport dapat mendorong lancarnya mobilitas internasional sivitas akademika UIN Salatiga, “Adanya layanan ini tentu dapat mempermudah mobilitas internasional sivitas akademika UIN Salatiga baik untuk memperluas jangkauan pengabdian pada masyarakat maupun untuk memperluas jangkauan hasil penelitian.” Ujar Hammam.

Kepala pusat kerjasama internasional UIN Salatiga Marisa Fran Lina mengaku pihaknya sengaja mendatangkan petugas imigrasi ini untuk pembuatan dan perpanjangan paspor. Khusus untuk warga civitas akademika UIN Salatiga.

“Karena ini baru pertama kita khususkan untuk warga civitas akademika UIN Salatiga. Ada dosen, mahasiswa, karyawan, dan alumni UIN Salatiga,” terang Marisa.

Diakui tujuan dari Eazy paspor ini karena tahun ini ada mahasiswa yang mengambil kelas khusus internasional ada kunjungan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di luar negeri.

“Untuk dosen yang akan dinas ke luar negeri, tentu akan sangat efektif dengan adanya Eazy paspor ini. Dari pada antri di Imigrasi,” jelas dia.

Sementara itu biaya pembuatan paspor sebesar Rp 350.000,

Moko, staf Kantor Imigrasi Semarang, berharap kegiatan tersebut dapat mendekatkan dan mengenalkan layanan pembuatan paspor terhadap masyarakat di dunia pendidikan. “Selain untuk mempermudah masyarakat, layanan jemput bola EAZY Passport ini diharapkan bisa jadi ajang untuk mengenalkan Kantor Imigrasi Semarang kepada generasi muda,” pungkasnya.

Pantauan Rasika FM, Kegiatan pembuatan dan perpanjangan paspor itu cukup diminati oleh dosen dan mahasiswa UIN Salatiga.

Rektor UIN Salatiga, Prof. Zakiyuddin Baidhawy saat memberikan keterangan pers perihal EAZY Passport.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]