KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Dancer Berharap Salatiga Raih 3 Besar dalam Porprov Jateng di Pati Raya

Dancer Berharap Salatiga Raih 3 Besar dalam Porprov Jateng di Pati Raya

Dancer Berharap Salatiga Raih 3 Besar dalam Porprov Jateng di Pati Raya

[@]Harapan itu disampaikan oleh Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit usai melepas dan mengukuhkan Kontingen Porprov XVI dan Peparprov Jawa Tengah Tahun 2023 di Pati Raya, di Kompleks DPRD Salatiga, (29/7/2023).

Dance yang juga sebagai Penasehat dalam susunan Panitia Kontingen Kota Salatiga mengaku bangga, capaian prestasi atlet Salatiga selama ini.

“Pengalaman saya dengan Ketua KONI Salatiga saat ini Agus Purwanto memiliki pengalaman yang luar biasa sejak Porprov tahun 2009. Di mana pada tahun 2005, saat itu Salatiga yang masih menjadi urutan 19, ketika saya masih menjadi Ketua Koni Salatiga kita langsung melompat ke peringkat ke-5 di Jawa tengah,” ungkap dia.

Ternyata, permasalahan utama untuk mencapai prestasi atlet beserta cabang olahraga (cabor) itu diakuinya ada pada manajemen olahraga.

Percuma jika atletnya hebat, pelatihnya pun hebat namun ternyata manajemen olahraga kurang baik.

Padahal saat jaman ia menjabat Ketua Koni Salatiga, dikelilingi Ketua Koni di Jawa Tengah dengan jabatan merangkap Wali Kota/ Bupati.

“Tapi kita bisa membuktikan, dari peringkat 19 ke peringkat 5 dan terus kita berada di posisi 5 atau tidak 6 atau 7 dan kembali ke posisi itu terus. Nah, di Porprov 2023 ini kalau bukan peringkat 2 peringkat 3 (besar) target kita. Meskipun kita sulit mengalahkan Solo,” tandasnya.

Untuk bisa mencapai posisi itu, kembali Dance mengingat para atlet untuk mengalahkan diri sendiri terlebih dahulu.

Bercermin dari peristiwa yang dialami Erni Ulat Ningsih, atlet senior di kelas Marathon mampu mengalahkan diri sendiri sebelum mengalahkan musuhnya.

Bahkan, Dance sebagai saksi hidup kesuksesan Erna Ulat Ningsih, perempuan jangkung yang kini mengemban tugas sebagai Abadi Negara di lingkungan Pemkot Sakatiga itu, mampu mengalahkan tekanan dari Pengurus Koni yang tidak mau memberangkatkan dia dari nomor maraton termasuk keterlambatan tekanan paling kencang.

“Sehingga dalam kesempatan ini yang ingin saya sampaikan pada anak-anakku, kalahkan lah pada diri sendiri maka anda akan mengalahkan lawan-lawan Anda. Kalau tidak dapat mengalahkan diri sendiri seperti ambisi Erni Ilat Ningsih (atlet Marathon kawakan asal Salatiga) yakin tidak akan bisa mengalahkan lawan-lawan,” pungkasnya.

Dance pun dalam kesempatan itu mengaku bangga, mengingat Kontingen Kota Salatiga nantinya akan dipimpin langsung Wali Kota. Dan ini Dipastikannya adalah satu-satunya seajara dalam kejuaraan di Indonesia.

“Wali Kota satu-satunya yang menjadi Ketua Kontingen Wali Kota adalah hanya Salatiga, saya yakin itu. Dan jangan lupa beliau juga merupakan Kadispora Provinsi yang adalah Ketua Harian Penanggung Jawab Porprov ini sekarang menjadi ketua kontingen, dada-dada,” seloroh Dance.

Suasana saat pengukuhkan Kontingen Porprov XVI dan Peparprov Jawa Tengah Tahun 2023 di Pati Raya, di Kompleks DPRD Salatiga.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]