RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Meski Permintaan Tinggi, Keberadaan Es Batu Cristal di Salatiga Susah Dicari

Meski Permintaan Tinggi, Keberadaan Es Batu Cristal di Salatiga Susah Dicari

Meski Permintaan Tinggi, Keberadaan Es Batu Cristal di Salatiga Susah Dicari

Musim kemarau panjang membawa berkah bagi pedagang minuman dingin di Salatiga, dengan peningkatan penjualan yang signifikan. Namun, para pedagang es menghadapi kesulitan dalam mencari es kristal, yang merupakan bahan penting dalam minuman mereka.
Foto dok IST
Es kristal yang kini sulit dicari

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Musim kemarau panjang dan cuaca menyengat menjadi berkah tersendiri bagi pedagang minuman dingin di Salatiga.

Penjualan pun meningkat drastis seiring dengan kebutuhan masyarakat yang memburu minuman dingin. Namun di tengah laris manisnya minuman dingin itu, para pedagang es mengeluhkan susahnya mencari es kristal dalam tiga pekan terakhir ini.

Keluhan itu salah satunya disampaikan pemilik Gerai Pattaya Corner, Febryawan Hendarwin. Usaha minuman sejenis Boba yang dirintisnya sejak tahun 2018 sangat mengandalkan es kristal. Namun saat pembeli ramai seperti sekarang, es kristal susah dicari.

“Lagi susah-susahnya, nyari es kristal itu sudah kayak nyari harta karun. Jadi lagi susah banget,” ujarnya Selasa (10/10/2023)

Diakuinya es kristal mulai sulit dicari sejak tiga pekan terakhir. Dirinya mengaku tetap bisa mendapatkan es kristal karena sudah langganan ke salah satu penjual es sejak enam tahun lalu. Kendati begitu, saat ini pembelian es kristal juga dibatasi.

“Kuota kami sekarang terbatas, misalkan satu kios dapat lima sak es kristal per hari. Sekarang cuma dapat tiga atau 4 sak. Kalau habis, ya kami mau enggak mau tutup gerai,” beber Febry.

Dikatakan, dalam sehari kebutuhan di empat gerai Pattaya miliknya minimal membutuhkan 12 sak es kristal atau 120 kilogram es kristal. Jika kehabisan stok es kristal, lanjut Febry, dirinya harus mencari dari tempat lain, seperti Solo, Ambarawa, dan Semarang.

Meskipun kesulitan mencari es kristal, kata Febry, penjualan di musim kemarau saat ini ada kenaikan lebih dari 50%. Hal itu karena masyarakat banyak yang mencari es untuk menyegarkan dahaga. Terutama, pada saat siang hari.

“Ini kenaikan lebih dari 50%. Ya bisa mencapai 80 cup per hari. Banyak yang mencari es karena cuacanya ini kan panas sekali,” katanya.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran