URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Warga Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, berurusan dengan warga Desa Sumogawe, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang setelah tertangkap sedang membobol SDN Sumogawe 01. Kejadian ini terjadi pada Kamis (19/10/2023) dan satu pelaku berhasil ditangkap, sedangkan satu rekannya masih dalam pengejaran. Dalam keterangan Polres Semarang, pelaku dihadapi dengan ancaman pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan

Mbak Google

KABAR RASIKA

SDN Sumogawe 01 Dibobol Pencuri, Satu Pelaku Jadi Bulan-bulanan Warga

SDN Sumogawe 01 Dibobol Pencuri, Satu Pelaku Jadi Bulan-bulanan Warga

SDN Sumogawe 01 Dibobol Pencuri, Satu Pelaku Jadi Bulan-bulanan Warga

Petugas menunjukkan jendela ruang perpustakaan SDN Sumogawe 01 yang rusak dicongkel pencuri, Kamis (19/10/2023).

Foto: dok. Humas Polres Semarang

Petugas menunjukkan jendela ruang perpustakaan SDN Sumogawe 01 yang rusak dicongkel pencuri, Kamis (19/10/2023).
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – US (40), seorang warga Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak menjadi bulan-bulanan warga Desa Sumogawe, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang akibat ulahnya sendiri. Ia tepergok sedang membobol SDN Sumogawe 01 pada Kamis (19/10/2023) bersama salah seorang rekannya yang berhasil meloloskan diri.

“Kasus telah ditangani oleh Polsek Getasan, satu orang ditetapkan sebagai DPO,” kata Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/10/2023).

Sementara Kapolsek Getasan Iptu Ari Parwanto menjelaskan, kronologi peristiwa itu bermula sekitar pukul 18.15 WIB. Saat itu seorang penjaga sekolah bermaksud menyalakan lampu ruangan di lingkungan sekolah. Namun, saat menuju ruang Kepala Sekolah dan perpustakaan, ia mendengar suara mencurigakan.

“Saksi kemudian memberitahukan hal itu kepada salah seorang rekannya, kemudian menghubungi Kepala Sekolah dan Polsek Getasan,” jelasnya.

Beberapa saat kemudian, Kepala Sekolah yang telah datang bersama dua orang saksi tersebut mencoba mendekati sumber suara untuk memastikan apa yang terjadi. Saat itulah, diketahui para pelaku pencurian panik dan mencoba kabur dengan cara melompat dari jendela.

“Sempat terjadi saling dorong daun jendela antara pelaku dengan saksi. Karena kalah tenaga, pelaku berhasil melarikan diri,” ungkapnya

Melihat para pelaku mencoba melarikan diri, penjaga sekolah berteriak sehingga membuat warga sekitar berdatangan. Karena kalah jumlah, para pelaku berhasil dikepung warga. Satu orang berhasil ditangkap dan menjadi sasaran kekesalan warga sehingga harus mendapatkan perawatan pada bagian kaki dan pinggang, sementara satu rekannya berhasil lolos.

“Dari keterangan pelaku, modus yang digunakan adalah dengan merusak pintu teralis dan mencongkel jendela,” bebernya.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku antara lain 2 alat tatah kayu dan sepeda motor Honda Beat nopol K 3402 BDF yang digunakan sebagai sarana pelaku. Selain itu, terdapat juga hasil kejahatan berupa 3 unit LCD proyektor beserta uang tunai Rp37 ribu. Pelaku diancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

“Satu pelaku yang kabur berinisal PJ (37) warga Kabupaten Demak saat ini sedang kami buru,” tegasnya. (win)

BACA JUGA :

Satreskrim Polres Salatiga menangkap GR (50), buruh harian lepas asal Kabupaten Semarang, yang diduga berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Pelaku diamankan di Banyudono, Boyolali, pada Jumat (18/7/2026) setelah penyelidikan atas laporan kehilangan Honda Supra 125 milik warga Kumpulrejo, Argomulyo, Salatiga. Polisi menyita sepeda motor korban beserta sejumlah barang bukti dan kini masih mengembangkan kasus untuk mengungkap dugaan aksi pencurian lain di wilayah Salatiga.
Buruh Harian Ditangkap usai Curi Motor di Salatiga, Polisi Dalami Dugaan Aksi Berulang
Kapolres Salatiga Ade Papa Rihi mengungkap penggagalan peredaran narkotika bermodus pengiriman melalui jasa ekspedisi di Kota Salatiga. Dalam operasi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah dan Bea Cukai, petugas menyita hampir 6 kilogram ganja serta 2,83 gram sabu, sekaligus menangkap dua tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas daerah.
Polisi Salatiga Amankan 6 Kilogram Ganja Kering dan Paket Sabu Siap Edar
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Satreskrim Polres Salatiga menangkap buronan yang diduga menjadi otak sindikat pembobolan rekening bank swasta di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Sindikat tersebut diduga menguras saldo nasabah hingga Rp750.747.508 dengan membeli data rekening secara daring, membuat KTP palsu, lalu mengganti kartu ATM korban di kantor cabang bank menggunakan identitas palsu.
Tersangka Pembobolan Rekening Bank Rp750 Juta Ditangkap, Pelaku akui Jualan dari Medsos
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Semarang menangani 35 kasus kekerasan seksual hingga semester pertama 2026. Kepala DP3AKB Dewanto Leksono menyampaikan di Ungaran, Senin (6/7/2026), bahwa kasus cenderung meningkat sejak 2023 dan banyak pelaku merupakan orang terdekat korban, sehingga masyarakat diminta mendukung korban untuk melapor melalui layanan GEMATI.
Semester Pertama 2026, 35 Kasus Kekerasan Seksual Terjadi di Kabupaten Semarang. Mayoritas Pelaku Orang Terdekat Korban

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga