KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Uji KIR Gratis, Upaya Menekan Kecelakaan Angkutan Penumpang dan Barang

Uji KIR Gratis, Upaya Menekan Kecelakaan Angkutan Penumpang dan Barang

Uji KIR Gratis, Upaya Menekan Kecelakaan Angkutan Penumpang dan Barang

Kepala Dishub Kabupaten Semarang Tri Martono. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah pusat mulai memberlakukan uji KIR gratis bagi kendaraan bermotor di tahun 2024 ini. Menyikapi hal itu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Semarang, Tri Martono menyebut kebijakan itu tertuang dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 35 Tahun 2023 tentang ketentuan umum pajak dan retribusi daerah.

“Berkaitan dengan itu kita harus menyesuaikan, artinya sejak 1 Januari 2024 kita sudah tidak memungut retribusi khususnya di uji dan trayek, termasuk juga yang retribusi terminal kita sudah tidak memungut lagi,” kata Tri di Ungaran, Rabu (17/1/2024).

Tri menjelaskan, adanya gratis uji KIR itu ditujukan untuk kendaraan barang dan penumpang sebagai jaminan keselamatan. Mengingat sejumlah peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kabupaten Semarang melibatkan kendaraan angkutan barang dan penumpang.

“Harapan kami bisa menekan angka kecelakaan yang melibatkan kendaraan angkutan barang dan penumpang” ujarnya.

Terkait kebijakan ini, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat, khususnya kepada pemohon pelayanan terkait dengan uji KIR, trayek, dan retribusi terminal.

“Ini kan baru awal ya, harapannya pemilik kendaraan dapat mematuhi sebagai jaminan keselamatan untuk kendaraan penumpang maupun barang,” ungkapnya.

Terkait pemeliharaan alat uji tersebut, nantinya akan dibutuhkan dana yang bersumber dari APBD yang berasal dari pajak kendaraan bermotor. Pembagiannya, yakni 40 dan 60 persen, dimana 60 persennya untuk Pemkab Semarang dan 40 persennya untuk Pemprov Jawa Tengah.

“Dengan 60 persen yang kita terima dari pajak kendaraan bermotor itu, 10 persennya bisa untuk sarana dan prasarana transportasi ini bisa digunakan untuk hal-hal yang saat ini kita gratiskan,” tuturnya. (win)

Leave a Comment

Leave a Comment

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang