KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

3 Bulan Siltap Belum Cair, Perangkat Desa di Batang Demo, Ada yang Bakar Baju Seragam

3 Bulan Siltap Belum Cair, Perangkat Desa di Batang Demo, Ada yang Bakar Baju Seragam

3 Bulan Siltap Belum Cair, Perangkat Desa di Batang Demo, Ada yang Bakar Baju Seragam

Perangkat desa di Batang yang tergabung dalam PPDI demo tuntut pencairan Siltap

RASIKAFM.COM | BATANG – Ratusan perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Batang menggelar unjuk rasa, terkait tuntutan agar gaji atau Penghasilan Tetap (Siltap) segera dibayarkan. Hal itu dikarenakan sudah tiga bulan Siltap para perangkat desa tersebut belum dibayarkan.

Koordinator aksi, Ibrohim mengutarakan, sebagai perangkat desa memiliki tugas yang cukup berat, yakni melayani masyarakat langsung. Maka selayaknya kesejahteraan para perangkat desa pun diperhatikan.

“Selama ini tunjangan perangkat desa atau Siltap itu tidak dibayarkan secara rutin tiap bulan. Tapi seringkali menunggak, bahkan sudah tiga bulan, tentu kami kesulitan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, saat ditemui, di depan komplek Kantor Bupati Kabupaten Batang, Rabu (20/3/2024).

Besaran tunggakan Siltap yang hingga kini belum dibayarkan selama tiga bulan mencapai Rp7 juta. “Kalau dihitung tiap bulan nominalnya Rp2,4 jutaan, belum lagi ditambah Tunjangan Hari Raya,” bebernya.

Salah satu perangkat desa, Anton mengharapkan agar ada kejelasan terkait pembayaran Siltap. Tak hanya itu, gaji dan tunjangan lain pun hendaknya dibayarkan tepat waktu.

“Jangan seperti sekarang dibayarnya sampai nunggak tiga bulan. Termasuk kami juga harus dapat THR sama gaji ke-13, karena selama ini belum dapat,” tandasnya.

Hingga saat ini 15 perwakilan perangkat desa sedang berdiskusi dengan perwakilan Dispermades, untuk menemukan solusi terbaik.

Suasana demo dengan membakar baju seragam

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]