URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali merebak dengan sembilan kasus ditemukan di Kota Salatiga, Jawa Tengah, yang diidentifikasi oleh Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) sejak Kamis, 2 Januari 2025, hingga Senin, 6 Januari 2025. Kasus tersebut terjadi di wilayah Gunungsari, Kelurahan Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir, dan Sugih Waras, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, dengan sapi bergejala PMK berasal dari Pasar Ampel, Cepogo (Boyolali), dan Muntilan (Magelang).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Awal Tahun, 9 Kasus PMK Terjadi di Salatiga

Awal Tahun, 9 Kasus PMK Terjadi di Salatiga

Awal Tahun, 9 Kasus PMK Terjadi di Salatiga

foto dok IST
Petugas saat cek kesehatan sapi di Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Penyakit mulut dan kuku (PMK) belakangan ini kembali merebak. Salah satunya juga terjadi di Kota Salatiga, Jawa Tengah. Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Salatiga mencatat ada sembilan kasus PMK yang sudah diidentifikasi.

Kepala Dispangtan Salatiga, Henni Mulyani menyebut, kasus PMK di Salatiga mulai terjadi sejak Kamis (2/1/2025). Pihaknya mencatat hingga Senin (6/1/2025) ada sembilan kasus PMK ditemukan. Sembilan kasus PMK tersebut sebanyak 8 diantaranya ditemukan di daerah Gunungsari, Kelurahan Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir dan 1 kasus di Sugih Waras, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo.

“Sapi yang bergejala PMK merupakan sapi baru yang berasal dari Pasar Ampel, Pasar Cepogo, Kabupaten Boyolali dan Pasar Muntilan, Kabupaten Magelang,” ungkap Henni, Selasa (7/1/2024).

Henni menjelaskan, Dinas Pangan dan Pertanian bersama pemilik sapi yang terjangkit PMK sudah melakukan langkah penanganan untuk penyembuhan dan pencegahannya penyebaran penyakit pada hewan tersebut. Penanganan yang sudah dilakukan antara lain, pengobatan dengan pengulangan tiga kali terdiri dari antibiotik, anti histamin, dan vitamin.

Selain itu, kata Henni, Dinas Pangan dan Pertanian juga melakukan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) kepada para peternak.

“Kami sudah memberikan KIE mengenai penanganan sapi terindikasi PMK. Salah satunya harus memisahkan ternak yang sakit dari ternak yang sehat. Tetapi terkadang karena keterbatasan kondisi kandang sehingga ternak tidak ditempatkan di kandang khusus isolasi tetapi di posisikan paling pojok dari ternak-ternak yang sehat,” tandasnya.

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis) di Semarang, Kamis (2/7/2026), untuk memperluas akses pendampingan kesehatan mental tanpa biaya. Masyarakat dapat berkonsultasi secara privat melalui aplikasi JNN Ext 2 pada hari dan jam layanan yang ditetapkan, dengan psikolog dari delapan rumah sakit milik Pemprov Jateng, sebagai langkah deteksi dini masalah psikologis dan pengurangan stigma.
Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis Secara Online lewat Logis
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29/6/2026), karena hingga pertengahan tahun baru sekitar 800 ribu penderita terdeteksi sehingga percepatan penemuan kasus diperlukan untuk memutus rantai penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan