URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ahmad Suaidi, seorang ASN di UIN Salatiga, mengungkapkan kesiapannya untuk mundur apabila mendapat rekomendasi maju dalam Pilwakot Salatiga 2024. Bergandengan dengan PDIP, ia ingin memberikan kontribusi dalam memajukan Kota Salatiga. Suaidi dan pasangannya, Hartoko Budhiono, telah melakukan safari ke para ulama dan kiai, menyatakan harapannya untuk memberikan kontribusi lebih besar bagi Salatiga ke depan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ahmad Suaidi Siap Mundur dari ASN di UIN Salatiga, Apa Alasanya?

Ahmad Suaidi Siap Mundur dari ASN di UIN Salatiga, Apa Alasanya?

Ahmad Suaidi Siap Mundur dari ASN di UIN Salatiga, Apa Alasanya?

Ahmad Suaidi, seorang ASN di UIN Salatiga, mengungkapkan kesiapannya untuk mundur apabila mendapat rekomendasi maju dalam Pilwakot Salatiga 2024. Bergandengan dengan PDIP, ia ingin memberikan kontribusi dalam memajukan Kota Salatiga. Suaidi dan pasangannya, Hartoko Budhiono, telah melakukan safari ke para ulama dan kiai, menyatakan harapannya untuk memberikan kontribusi lebih besar bagi Salatiga ke depan.
Foto dok IST
Pasangan Hartoko Budhiono dan Agus Ahmad Suaidi saat mengambil formulir
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ahmad Suaidi Siap Mundur dari ASN di UIN Salatiga, Hal itu diakui oleh Agus Ahmad Suaidi, dirinya mengaku siap mundur dari ASN di UIN Salatiga apabila mendapat rekomendasi maju dalam Pilwakot Salatiga 2024.

Agus bercerita, bersedia bergandengan dengan PDIP karena ingin berkontribusi dalam memajukan Kota Salatiga. Pihaknya menjelaskan, secara pribadi maupun pasangan juga sudah berkomunikasi dengan tokoh-tokoh NU.

“Saya dan mas Hartoko sudah safari ke para ulama dan kiai. Semoga saya bisa berbuat lebih untuk Salatiga kedepan. Saya melangkah karena melihat mas Hartoko anak muda punya visi bagus dan bersih,” ujarnya.

Diketahui Momen penjaringan dan pendaftaran bakal calon (Balon) Wali Kota dan Wakil Walikota pada hari terakhir di PDIP Kota Salatiga terjadi kejutan. Pasalnya, sejak pertama dibuka rata-rata kandidat datang sendiri atau diwakilkan tim sukses. Namun, hari ini Minggu (12/5/2024) datang pasangan Hartoko Budhiono dan Agus Ahmad Suaidi.

Mereka, selain dikawal rombongan pendukung yang mengatasnamakan Laskar Ganesha Hartoko Budhiono sosok Agus Ahmad Suaidi menjadi perhatian. Pasalnya, Agus yang selama ini dikenal sebagai Ketua MUI Kota Salatiga serta berstatus ASN aktif namanya tidak pernah muncul dalam bursa Pilkada Salatiga.

Hartoko mengatakan, datangnya mengambil formulir pendaftaran Pilwakot Salatiga secara berpasangan karena ingin memenangi Pilkada 2024.

“Kami akan berpasangan untuk Salatiga kedepan. Ini semua terjadi secara cepat harapan saya bisa bermanfaat untuk Salatiga lebih baik. Kami datang berpasangan ini tujuan untuk menang,” terangnya.

Hartoko menyebutkan, alasan maju dalam Pilwakot Salatiga karena mendapat tugas dari DPC PDIP. Kemudian, dorongan lain berharap Kota Salatiga menjadi lebih baik, hebat serta bermartabat.

“Saya mohon doa, mohon masukan. Kami datang memakai baju merah dan putih ini menunjukkan keseriusan di Pilwakot Salatiga. Pilihan bareng Pak Agus juga sesuai survei dan restu para kiai,” katanya

BACA JUGA :

Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan