URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan beruntun melibatkan satu truk dan dua minibus terjadi di Tol Semarang–Solo Km 465 jalur A wilayah Desa Bejilor, Suruh, Kabupaten Semarang, Kamis (12/2/2026) pagi. Insiden dipicu pecah ban truk yang berhenti di bahu jalan. Tiga orang luka setelah minibus diduga menyalip lalu menabrak dan terguling.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Akibat Pecah Ban di Jalan Tol Semarang–Solo, Truk Alami Laka Ditabrak 2 Minibus

Akibat Pecah Ban di Jalan Tol Semarang–Solo, Truk Alami Laka Ditabrak 2 Minibus

Akibat Pecah Ban di Jalan Tol Semarang–Solo, Truk Alami Laka Ditabrak 2 Minibus

Kecelakaan beruntun melibatkan satu truk dan dua minibus terjadi di Tol Semarang–Solo Km 465 jalur A wilayah Desa Bejilor, Suruh, Kabupaten Semarang, Kamis (12/2/2026) pagi. Insiden dipicu pecah ban truk yang berhenti di bahu jalan. Tiga orang luka setelah minibus diduga menyalip lalu menabrak dan terguling.
Foto dok IST
Evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Tol Semarang–Solo ruas Salatiga–Boyolali Km 465 jalur A
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Musibah kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan satu truk dan dua minibus terjadi di Jalan Tol Semarang–Solo ruas Salatiga–Boyolali Km 465 jalur A, tepatnya di wilayah Desa Bejilor, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (12/2/2026) pagi. Insiden tersebut sempat membuat arus lalu lintas tersendat. Beruntung, tidak ada korban jiwa. Meski tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Sopir truk, Thomas Arga, mengatakan kecelakaan bermula saat truk milik rekannya mengalami pecah ban. Ia kemudian berhenti di bahu jalan sejak Kamis dini hari untuk membantu. Menurutnya, ia telah memasang rambu peringatan agar pengendara lain mengetahui ada kendaraan berhenti.

“Teman saya mengalami pecah ban. Saya membantu dengan memasang rambu-rambu parkir di belakangnya. Karena mengantuk, saya masuk ke dalam truk. Tidak lama kemudian tiba-tiba ada mobil yang langsung menabrak bagian belakang truk,” ungkap Thomas.

Ia menyebut kendaraan yang menabrak truknya diduga hendak menyalip melalui bahu jalan. Setelah menghantam bagian belakang truk, kendaraan tersebut oleng dan terguling ke sisi kanan jalan. Kondisi minibus mengalami kerusakan cukup parah.

Tak lama berselang, minibus lain yang berada di belakangnya tidak sempat menghindar dan akhirnya menabrak kendaraan yang sudah lebih dahulu terguling. Sementara itu, truk mengalami kerusakan pada bagian belakang akibat benturan keras.

“Korban luka ada tiga orang, dua dari mobil Fortuner dan satu dari mobil Avanza. Kalau saya hanya luka ringan, tidak apa-apa,” terang Thomas.

Seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan kemudian dievakuasi petugas ke Kantor Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Semarang. Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Saksi mata kecelakaan

BACA JUGA :

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved