URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Irjen Pol Ahmad Luthfi, Kapolda Jateng, memperingatkan seluruh personel dan warga untuk tetap waspada terhadap lingkungan setempat, meskipun musim libur Lebaran sudah berakhir. Hal ini disebabkan oleh keberadaan sejumlah warga yang belum kembali ke tempat asalnya setelah liburan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Aktivitas Berangsur Normal Usai Libur Lebaran, Warga Diminta Aktif Monitor Pendatang Baru

Aktivitas Berangsur Normal Usai Libur Lebaran, Warga Diminta Aktif Monitor Pendatang Baru

Aktivitas Berangsur Normal Usai Libur Lebaran, Warga Diminta Aktif Monitor Pendatang Baru

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memberikan arahan kepada PJU, Kapolres dan Kapolsek di polres jajaran Rayon Semarang saat sambang kamtibmas di Aula Condrowulan Polres Semarang.

Foto: Humas Polres Semarang

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memberikan arahan kepada PJU, Kapolres dan Kapolsek di polres jajaran Rayon Semarang saat sambang kamtibmas di Aula Condrowulan Polres Semarang.
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad  mengingatkan kepada seluruh personel bersama warga untuk tetap aktif melakukan pengawasan terhadap lingkungan masing-masing. Sebab, meski musim libur lebaran telah usai namun masih terdapat sejumlah warga yang belum kembali ke tempat asalnya.

Selain itu, perangkat lingkungan bersama anggota bhabinkamtibmas juga diminta untuk senantiasa memonitor wilayahnya terutama jika terdapat pendatang baru saat musim mudik lebaran.

“Sehingga dapat terpantau adanya penambahan warga. Pastikan legal secara administrasi bagi catatan perangkat lingkungan maupun desa,” kata Luthfi dalam kegiatan sambang kamtibmas bersama polres jajaran eks karesidenan Semarang di Aula Condrowulan, Polres Semarang, belum lama ini.

Dijelaska Luthfi, saat ini memang sudah memasuki momen arus balik bagi para pemudik. Namun ada sebagian warga yang belum kembali. Momen ini bisa dimanfaatkan untuk melakukan sambang, kontrol dan dialog humanis kepada masyarakat.

“Tentunya sekalian silaturahmi, bermaaf-maafan dengan warga, karena masih suasana lebaran sambil berdialog memberikan pesan kamtibmas,” ungkapnya.

Luthfi juga mengapresiasi kinerja personel Polres Rayon Semarang di lapangan. Ia menyebut secara keseluruhan wilayah Rayon Semarang aman terkendali selama pengamanan arus mudik, hari raya Idulfitri dan rangkaian arus balik.

“Personel all out memberikan pelayanan kepada masyarakat guna mewujudkan mudik aman ceria penuh makna,” sambungnya. (win)

BACA JUGA :

Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon