KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Aktivitas Berangsur Normal Usai Libur Lebaran, Warga Diminta Aktif Monitor Pendatang Baru

Aktivitas Berangsur Normal Usai Libur Lebaran, Warga Diminta Aktif Monitor Pendatang Baru

Aktivitas Berangsur Normal Usai Libur Lebaran, Warga Diminta Aktif Monitor Pendatang Baru

Irjen Pol Ahmad Luthfi, Kapolda Jateng, memperingatkan seluruh personel dan warga untuk tetap waspada terhadap lingkungan setempat, meskipun musim libur Lebaran sudah berakhir. Hal ini disebabkan oleh keberadaan sejumlah warga yang belum kembali ke tempat asalnya setelah liburan.
Foto: Humas Polres Semarang
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memberikan arahan kepada PJU, Kapolres dan Kapolsek di polres jajaran Rayon Semarang saat sambang kamtibmas di Aula Condrowulan Polres Semarang.

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad  mengingatkan kepada seluruh personel bersama warga untuk tetap aktif melakukan pengawasan terhadap lingkungan masing-masing. Sebab, meski musim libur lebaran telah usai namun masih terdapat sejumlah warga yang belum kembali ke tempat asalnya.

Selain itu, perangkat lingkungan bersama anggota bhabinkamtibmas juga diminta untuk senantiasa memonitor wilayahnya terutama jika terdapat pendatang baru saat musim mudik lebaran.

“Sehingga dapat terpantau adanya penambahan warga. Pastikan legal secara administrasi bagi catatan perangkat lingkungan maupun desa,” kata Luthfi dalam kegiatan sambang kamtibmas bersama polres jajaran eks karesidenan Semarang di Aula Condrowulan, Polres Semarang, belum lama ini.

Dijelaska Luthfi, saat ini memang sudah memasuki momen arus balik bagi para pemudik. Namun ada sebagian warga yang belum kembali. Momen ini bisa dimanfaatkan untuk melakukan sambang, kontrol dan dialog humanis kepada masyarakat.

“Tentunya sekalian silaturahmi, bermaaf-maafan dengan warga, karena masih suasana lebaran sambil berdialog memberikan pesan kamtibmas,” ungkapnya.

Luthfi juga mengapresiasi kinerja personel Polres Rayon Semarang di lapangan. Ia menyebut secara keseluruhan wilayah Rayon Semarang aman terkendali selama pengamanan arus mudik, hari raya Idulfitri dan rangkaian arus balik.

“Personel all out memberikan pelayanan kepada masyarakat guna mewujudkan mudik aman ceria penuh makna,” sambungnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]