KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Alhamdulillah!, Meski Alami Laka di Turunan Salib Putih, Semua Penumpang Elf Rombongan Gereja Asal Jogya Selamat

Alhamdulillah!, Meski Alami Laka di Turunan Salib Putih, Semua Penumpang Elf Rombongan Gereja Asal Jogya Selamat

Alhamdulillah!, Meski Alami Laka di Turunan Salib Putih, Semua Penumpang Elf Rombongan Gereja Asal Jogya Selamat

Foto Arief Rasika
Isuzu No.Pol : AB-7338-UA yang mengalami rem blong dan terguling di turunan Salib Putih - Perempatan JLS Kumpulrejo, Salatiga sabtu 30/9/23 sore

RASIKAFM.COM | SALATIGA - musibah Kecelakaan akibat kendaraan mengalami rem blong kembali terjadi di turunan Salib Putih – Perempatan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kumpulrejo, Salatiga, Sabtu (30/9/2023) sore.

Kali ini korbanya dialami Isuzu Elf No.Pol : AB-7338-UA, yang dikendarai Irwan Santosa (38), warga Jl Raya Jantu No 100 A Kelurahan/Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Akibat laka ini tiga orang mengalami luka ringan dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.Sejumlah penumpang lainnya masih syok akibat kecelakaan tunggal tersebut.

Pada peristiwa ini belasan penumpang mengalami luka ringan termasuk beberapa anak kecil.
Informasi yang dihimpun berbagai sumber menyebutkan mobil yang mengalami kecelakaan milik salah satu gereja di Yogyakarta nopol AB 7338 UA

Kejadian berawal ketika mobil yang dikemudikan irwan melintas di jalan menurun dari arah Kopeng, Kecamatan Getasan menuju Kota Salatiga.

Mendadak di depanya ada sebuah mobil berhenti.
Sopir Elf ini kaget dan membelokkan kemudian dan mobil terguling. Belasan penumpang luka ringan dan dibawa ke rumah sakit terdekat.

“Saya banting kemudian ke kiri dan terguling. Di depan saya ada mobil berhenti mendadak, ” katanya kepada wartawan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun kendaraan melaju dari arah Kopeng (Magelang-Yogyakarta) menuju Salatiga.

Saat berada di turunan tajam Saling Putih, sopir merasakan rem tidak berfungsi.

Guna menghindari kecelakaan beruntun tepat di perempatan JLS Kumpulrejo, sopir banting stir ke kiri.

Akibatnya mobil terguling dan akhirnya terhenti tepat di perempatan JLS Kumpulrejo.

Tiga korban yang mengalami luka ringan adalah, Galih Gibran (33) warga Keluraha Sumbermulyo Kecamatan Bambanglipuro, Bantul, yang mengalami luka pada bahu kanan sakit/retak dan masih dirawat di RSUD Kota Salatiga.

Korban berikutnya Hayatu Nupus (36) warga Jl Jelawat gg 7 no 67 Samarinda Kaltim yang berdomisili di Jl Parangtritis 206 Panggungharjo Sewon Bantul.

Dia mengalami luka pada pelipis sebelah kanan dan luka memar pada bahu sebelah kanan.
Kemudian Erni Heryidarini (39) warga Kanutan RT 07 RW 11 Keluraha Sumbermulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Bantul.
Korban mengalami luka pada pelipis dan memar pada bahu sebelah kanan.

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Suci Nugraheni SH dalam laporannya menyebutkan, setelah kejadian kecelakaan korban langsung dibawa ke RSUD.

Aris lalu lintas yang sempat terganggu bisa diperlancar kembali.

 

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang