URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Deklarasi Ganjar Pranowo for President 2024 di Salatiga mengusung semangat kearifan lokal dan dukungan kuat dari Aliansi Masyarakat Salatiga. Acara tersebut menyoroti pentingnya Kali Wedok sebagai sumber mata air bersama untuk masyarakat. Dalam deklarasi yang meriah, pendukung Ganjar Pranowo menegaskan dukungannya untuk Pilpres 2024 dan menolak politik identitas.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Aliansi Masyarakat Salatiga Deklarasikan Ganjar Presiden

Aliansi Masyarakat Salatiga Deklarasikan Ganjar Presiden

Aliansi Masyarakat Salatiga Deklarasikan Ganjar Presiden

Deklarasi Ganjar Pranowo for President 2024 di Salatiga mengusung semangat kearifan lokal dan dukungan kuat dari Aliansi Masyarakat Salatiga. Acara tersebut menyoroti pentingnya Kali Wedok sebagai sumber mata air bersama untuk masyarakat. Dalam deklarasi yang meriah, pendukung Ganjar Pranowo menegaskan dukungannya untuk Pilpres 2024 dan menolak politik identitas.
Foto Arief Rasika
Deklarasi Ganjar Pranowo for President 2024 Salatiga, di Kawasan Mata Air Kali Wedok, Komplek Kalitaman, Kota Salatiga.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Mengangkat kearifan lokal, Deklarasi Ganjar Pranowo for President 2024 Salatiga, berlangsung di Kawasan Mata Air Kali Wedok, Komplek Kalitaman, Kota Salatiga, Minggu (22/10/2023) pagi.

Deklarasi itu diusung Aliansi Masyarakat Salatiga Pendukung Ganjar Pranowo, sekaligus mengenalkan Kali Wedok, sebagai sumber mata air bersama untuk kepentingan masyarakat.

Panggung deklarasi didirikan tepat di atas Mata Air Kali Wedok. Warga dan Relawan Ganjar mengelilingi kawasan wisata air Salatiga yang sudah terkenal sejak

Kepada rasikafm.com, Ketua Penyelenggara Bambang Palupi menjelaskan, pemilihan tempat di Kali Wedok, Kalitaman, sebagai pusat Deklarasi Ganjar Pranowo For President 2024 ingin lebih menduniakan umbul tertua di Salatiga itu.

“Kami ingin Umbul/Kali Wedok yang selama ini menawarkan sensasi berbeda di tengah Kota Salatiga, menjadi saksi sekaligus tercatat dalam sejarah sebagai pusat Deklarasi Ganjar Pranowo For President 2024 di Salatiga,” kata Bambang Palupi.

Deklarasi juga dimeriahkan hiburan rebana modern Anisa Kalitaman Salatiga dan solo organ.

Sejumlah PKL dilibatkan dalam acara itu. Para pemilik usaha UMKM atau warung di sekitar Kali Wedok dan Kalitaman menyambut kegiatan di tempat itu, karena meramaikan dagangan mereka.

Gabungan relawan pendukung Bacapres dari PDIP Ganjar Pranowo di Salatiga yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Salatiga mendeklarasikan dukungan untuk Ganjar sebagai presiden 2024. Selain itu, para relawan juga secara tegas menolak penggunaan politik identitas di Pemilu 2024.

Darmaji Surasto mengajak para pendukung Ganjar untuk memenangkan pasangan Ganjar dan Mahfud di Pilpres 2024 mendatang.

“Kami ingin ada kesinambungan pembangunan di Indonesia dalam berbagai aspek mulai bidang pendidikan, sumberdaya manusia, dan infrastruktur,” terangnya.

Ia menambahkan, memilih mendukung Ganjar beserta Mahfud dalam Pilpres 2024 karena menilai keduanya merupakan pasangan bacapres dan bacawapres yang sudah teruji.

Darmaji menyebut, gabungan relawan pendukung Ganjar Presiden 2024 sampai sekarang diklaim sebanyak 142 ribu anggota mereka terdiri dari Dulur Ganjar Pranowo (DGP), Kawan Ganjar Pranowo (KGP), dan Ganjarist.

“Intinya teman-teman relawan lain ini sama ingin tata kelola pemerintahan kedepan jauh lebih baik. Karena Pak Mahfud juga sama berpengalaman mulai pernah menjadi anggota DPR RI, ketua Mahkamah Konstitusi, dan menteri,” katanya

Pihaknya menjelaskan, pada deklarasi kali ini selain bentuk dukungan kepada Ganjar-Mahfud juga bersama-sama menyatakan menolak praktik politik identitas. Kemudian, mendukung terciptanya politik modern, beretika dan bermartabat dalam Pemilu 2024.

“Untuk target kami di Pilpres mendatang Pak Ganjar bisa meraup 80 persen suara dari pemilih di Salatiga. Kami juga mengajak semua relawan turut menjaga silaturahmi antar anak bangsa tanpa membeda-bedakan,” jelasnya

Ketua Penyelenggara Bambang Palupi saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
PDAM Kota Salatiga mengimbau pelanggan meningkatkan pengamanan meteran air menyusul maraknya kasus pencurian di sejumlah wilayah. Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, meminta masyarakat melindungi meteran di rumah, memasang pengaman tambahan pada lokasi rentan, serta segera melapor kepada PDAM atau aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan untuk mencegah gangguan distribusi air bersih dan biaya penggantian meter.
Kasus Pencurian Meteran Marak, PDAM Salatiga Minta Konsumen Waspada
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan menyiapkan Shelter Kridanggo sebagai pusat penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner melalui program SIPEKAT. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi di Aula Dinas Perdagangan Kota Salatiga sebagai upaya menyelaraskan penataan ruang kota, fungsi jalan, dan pemberdayaan ekonomi pedagang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta sektor perbankan.
PKL Kuliner Salatiga akan Dipusatkan di Shelter Kridanggo
Razita Azzalea, siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga, meraih medali pada kompetisi Bahasa Inggris Level 2 dalam Grand Final Nasional OMNAS 15 yang digelar di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Jawa Timur. Prestasi tersebut diraih setelah melewati seleksi berjenjang dari tingkat kota hingga provinsi, sekaligus mengharumkan nama sekolah dan Kota Salatiga di ajang akademik tingkat nasional berkat ketekunan belajar, bimbingan guru, serta dukungan keluarga.
Razita Azzalea, Raih Medali di Grand Final Nasional OMNAS 15 di Kampus UNESA
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29/6/2026), karena hingga pertengahan tahun baru sekitar 800 ribu penderita terdeteksi sehingga percepatan penemuan kasus diperlukan untuk memutus rantai penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pembangunan akses On/Off Ramp Pattimura di Kota Salatiga terus menunjukkan perkembangan dengan progres konstruksi mencapai 13,2 persen hingga Juni 2026. Proyek yang dikerjakan PT Trans Marga Jateng ini ditargetkan mulai beroperasi pada Januari 2027 untuk memperkuat konektivitas dengan Tol Semarang–Solo, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, pendidikan, dan pariwisata di wilayah Salatiga dan sekitarnya.
Akses Tol Pattimura Salatiga Dikebut, Progres Sudah 13,2 Persen dan Ditarget Beroperasi Awal 2027
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan