URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kasus harian Covid-19 mengalami peningkatan usai munculnya varian baru Omicron XBB. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau masyarakat tidak menyepelekan protokol kesehatan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Antisipasi Varian Baru Covid-19, Ganjar: Jangan Sepelekan, Pakai Masker dan Segera Booster

Antisipasi Varian Baru Covid-19, Ganjar: Jangan Sepelekan, Pakai Masker dan Segera Booster

Antisipasi Varian Baru Covid-19, Ganjar: Jangan Sepelekan, Pakai Masker dan Segera Booster

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
featured-img

SEMARANG – Kasus harian Covid-19 mengalami peningkatan usai munculnya varian baru Omicron XBB. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau masyarakat tidak menyepelekan protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan Ganjar usai mengikuti Rakor perkembangan pandemi Covid-19 dan rencana penghentian PPKM level dipimpin Menko Marves secara daring, Jumat (4/11).

“Pertama yang penting kita tetep pruden, kita nggak boleh sepelekan. Meskipun banyak informasi yang masuk bahwa varian ini tidak berbahaya,” tegas Ganjar.

Tak dimungkiri, kata Ganjar, faktanya saat ini kasus harian bertambah. Bahkan angka kematian dan BOR-nya juga bertambah.

“Kami cek sekali lagi harus hati-hati, banyak di antara mereka yang komorbid. Jadi penyebabnya sebenarnya yang mana, komorbidnya atau ini (varian baru),” katanya.

Ganjar juga sepakat mengikuti keputusan Menko Marinves dengan melanjutkan PPKM. Sejalan, edukasi dan sosialisasi dilakukan agar masyarakat tetap mengenakan masker saat beraktivitas.

“Kuncinya hanya dua, satu pakai masker dua segera booster. Masker booster itu kita jadikan satu paket membangun kesadaran diri,” tegasnya.

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, stok vaksin booster saat ini tercukupi. Ganjar menyampaikan terimakasih pada Kementerian Kesehatan yang merespon cepat permintaan dari Jawa Tengah.

“Nanti kita dari dinas akan melakukan percepatan, tapi seluruh rumah sakit jangan ambil resiko. Semua mesti siaga,” ujarnya.

Laporan dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yunita Dyah Suminar kepada Ganjar, saat ini stok vaksin booster tersedia 267.930 dan didistribusi ke 35 kabupaten kota.

“Meskipun jumlahnya tidak sebanyak yang kita mau tapi itu dihabisin dulu udah bagus. Tinggal kita ngeliat daerah-daerah yang memang masih rendah maka kita tugaskan dengan kekuatan yang ada dan selama ini udah punya pengalaman, genjot aja,” tandasnya.

Sebagai informasi, saat ini jumlah kasus aktif Covid-19 di Jawa Tengah per Kamis 3 November 200 terdapat 577 kasus. Rinciannya, jumlah dirawat 381 kasus; jumlah sembuh 184 kasus dan yang meninggal 12 kasus.

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved