URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menyerukan peningkatan pelayanan kesehatan dalam menghadapi peningkatan kasus Covid-19 di kota Semarang. Sebanyak 15 orang di Kota Semarang dikonfirmasi positif Covid-19, yang telah aktif berkontak dengan individu yang terpapar sebelumnya

Mbak Google

KABAR RASIKA

15 Orang Positif Covid-19 di Semarang, Walikota Imbau Peningkatan Pelayanan Kesehatan dan Langkah Antisipatif

15 Orang Positif Covid-19 di Semarang, Walikota Imbau Peningkatan Pelayanan Kesehatan dan Langkah Antisipatif

15 Orang Positif Covid-19 di Semarang, Walikota Imbau Peningkatan Pelayanan Kesehatan dan Langkah Antisipatif

Foto: Dok./IST
Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat memberikan keterangan terkait kondisi Covid-19, di Balai Kota Semarang, Rabu (13/12/2023).
featured-img

Semarang – Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengajukan permintaan agar pelayanan kesehatan dalam penanganan Covid-19 ditingkatkan. Permintaan ini muncul seiring dengan peningkatan kasus Covid-19 di Kota Semarang.

Berdasarkan laporan yang diterima, jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Semarang telah mencapai 15 orang. Individu-individu ini secara aktif berkontak erat dengan orang yang pertama kali terpapar Covid-19.

Saat ditemui di Balai Kota Semarang, Rabu (13/12/2023), Walikota, akrab disapa Mbak Ita, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Semarang telah mengambil langkah-langkah penanganan Covid-19 meskipun belum ada indikator darurat dari Pemerintah Pusat. Koordinasi dengan Forkopimda telah dilakukan untuk meningkatkan pengawasan terhadap Covid-19.

Persiapan Standar Penanganan dan Tim Satgas Covid-19

Walikota menekankan perlunya peningkatan pelayanan kesehatan dari rumah sakit dan puskesmas. Tim Satgas Covid-19 akan diaktifkan kembali jika jumlah kasus terus meningkat. Pemkot Semarang telah menyiapkan standar penanganan Covid-19 dan menunggu petunjuk resmi dari Pemerintah Pusat.

Mbak Ita menyatakan bahwa jika terjadi peningkatan kasus Covid-19, tim Satgas Covid-19 akan segera dibentuk. Meskipun belum ada instruksi resmi dari pusat, Pemkot Semarang telah mengaktifkan kembali SOP penanganan Covid-19 dan siaga corona. Wali Kota juga meminta Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, kelurahan, dan kecamatan untuk membantu warga terpapar. Upaya antisipasi seperti pembentukan Kampung Siaga Candi Hebat juga ditekankan sebagai langkah preventif di wilayah tersebut.

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis) di Semarang, Kamis (2/7/2026), untuk memperluas akses pendampingan kesehatan mental tanpa biaya. Masyarakat dapat berkonsultasi secara privat melalui aplikasi JNN Ext 2 pada hari dan jam layanan yang ditetapkan, dengan psikolog dari delapan rumah sakit milik Pemprov Jateng, sebagai langkah deteksi dini masalah psikologis dan pengurangan stigma.
Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis Secara Online lewat Logis
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29/6/2026), karena hingga pertengahan tahun baru sekitar 800 ribu penderita terdeteksi sehingga percepatan penemuan kasus diperlukan untuk memutus rantai penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengusulkan sekitar 1.000 formasi CPNS tahun 2026 dengan mayoritas dialokasikan untuk tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis dan perawat. Sekda Jateng Sumarno menyampaikan usulan tersebut di Semarang, Kamis (25/6/2026), sebagai upaya memenuhi kebutuhan tenaga medis di rumah sakit dan fasilitas kesehatan pemerintah, meski persetujuannya masih menunggu keputusan Kementerian PANRB.
1.000 Formasi CPNS Diusulkan Pemprov Jateng, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas Utama
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar