URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pria asal Salatiga menjadi sasaran kemarahan warga setelah tepergok hendak mencuri sepeda motor di halaman parkir PT Nusantara Surya Ciptadana (NSC) Finance, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, pada Rabu (11/9/2024) sekitar pukul 10.30 WIB. Saksi mata, Sugiarto (47), menjelaskan bahwa pelaku mencoba memindahkan motor milik nasabah yang lalai meninggalkan kuncinya di kendaraan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Apes! Hendak Curi Motor, Pria di Ungaran Jadi Sasaran Amukan Warga

Apes! Hendak Curi Motor, Pria di Ungaran Jadi Sasaran Amukan Warga

Apes! Hendak Curi Motor, Pria di Ungaran Jadi Sasaran Amukan Warga

Warga mengerumuni pelaku pencurian kendaraan bermotor di kompleks pertokoan Ungaran Square sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian, Rabu (11/9/2024). Foto: tangkapan layar video warga
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Seorang pria menjadi sasaran kemarahan warga saat tepergok hendak mencuri sebuah sepeda motor di halaman parkir PT Nusantara Surya Ciptadana (NSC) Finance, kompleks Ungaran Square, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Rabu (11/9/2024).

Sugiarto (47), salah seorang saksi menuturkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Kronologinya, saat salah seorang nasabah hendak menyelesaikan administrasi di PT NSC Finance. Namun, ia lalai tidak mencabut kunci sepeda motornya.

“Melihat itu, pelaku mungkin ingin memanfaatkan keadaan. Modusnya dengan memindahkan sepeda motor ke lokasi yang agak jauh,” ujarnya ditemui di lokasi kejadian, Rabu (11/9/2024).

Saat memindahkan itu, pemilik motor melihat dan berusaha meneriaki. Situasi yang saat itu ramai, membuat warga berdatangan dan mengepung pelaku.

“Saat ditanya, ngakunya ingin memindahkan posisi parkir motor, tapi kok lokasinya jauh. Pelaku mencoba lari dan sempat menendang sepeda motor warga yang hendak mengejar hingga jatuh,” terangnya.

Pelaku akhirnya berhasil tertangkap dan sempat menjadi bulan-bulanan warga sebelum diserahkan kepada petugas Polsek Ungaran Barat.

Sementara Kapolsek Ungaran Barat, Kompol Giri Narwantono membenarkan tentang adanya kejadian tersebut. Pelaku merupakan warga Kota Salatiga.

“Kami datang ke lokasi sekitar jam 11.00 WIB. Pelaku langsung kami amankan ke Polsek Ungaran Barat,” urainya.

Saat ini pelaku telah diserahkan kepada Satreskrim Polres Semarang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Adapun barang bukti yang turut diamankan adalah sepeda motor Honda Vario H5127RI. (win)

BACA JUGA :

Satreskrim Polres Salatiga menangkap GR (50), buruh harian lepas asal Kabupaten Semarang, yang diduga berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Pelaku diamankan di Banyudono, Boyolali, pada Jumat (18/7/2026) setelah penyelidikan atas laporan kehilangan Honda Supra 125 milik warga Kumpulrejo, Argomulyo, Salatiga. Polisi menyita sepeda motor korban beserta sejumlah barang bukti dan kini masih mengembangkan kasus untuk mengungkap dugaan aksi pencurian lain di wilayah Salatiga.
Buruh Harian Ditangkap usai Curi Motor di Salatiga, Polisi Dalami Dugaan Aksi Berulang
Kapolres Salatiga Ade Papa Rihi mengungkap penggagalan peredaran narkotika bermodus pengiriman melalui jasa ekspedisi di Kota Salatiga. Dalam operasi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah dan Bea Cukai, petugas menyita hampir 6 kilogram ganja serta 2,83 gram sabu, sekaligus menangkap dua tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas daerah.
Polisi Salatiga Amankan 6 Kilogram Ganja Kering dan Paket Sabu Siap Edar
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Satreskrim Polres Salatiga menangkap buronan yang diduga menjadi otak sindikat pembobolan rekening bank swasta di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Sindikat tersebut diduga menguras saldo nasabah hingga Rp750.747.508 dengan membeli data rekening secara daring, membuat KTP palsu, lalu mengganti kartu ATM korban di kantor cabang bank menggunakan identitas palsu.
Tersangka Pembobolan Rekening Bank Rp750 Juta Ditangkap, Pelaku akui Jualan dari Medsos
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Semarang menangani 35 kasus kekerasan seksual hingga semester pertama 2026. Kepala DP3AKB Dewanto Leksono menyampaikan di Ungaran, Senin (6/7/2026), bahwa kasus cenderung meningkat sejak 2023 dan banyak pelaku merupakan orang terdekat korban, sehingga masyarakat diminta mendukung korban untuk melapor melalui layanan GEMATI.
Semester Pertama 2026, 35 Kasus Kekerasan Seksual Terjadi di Kabupaten Semarang. Mayoritas Pelaku Orang Terdekat Korban

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026