KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Apes! Puluhan Remaja Kehilangan HP dan Dompet Saat Lihat Konser Tipe-X di Salatiga

Apes! Puluhan Remaja Kehilangan HP dan Dompet Saat Lihat Konser Tipe-X di Salatiga

Apes! Puluhan Remaja Kehilangan HP dan Dompet Saat Lihat Konser Tipe-X di Salatiga

Pada konser musik di Alun-alun Pancasila Salatiga pada Minggu malam (11/08), puluhan penonton melaporkan kehilangan barang berharga seperti handphone dan dompet, diduga akibat pencopetan saat berdesak-desakan. Setidaknya 31 orang telah melapor ke Polres Salatiga, dan jumlah ini diperkirakan akan bertambah. K
Foto dok IST
Warga saat melapor kehilangan barangnya ke Polres Salatiga. Ada yang kehilangan handphone (HP), dompet, dan barang berharga lainnya.

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Puluhan penonton konser musik di Alun-alun Pancasila Salatiga, Minggu malam (11/08), kehilangan sejumlah barang berharga.

Setidaknya, ada 31 orang yang melaporkan kehilangan barangnya ke Polres Salatiga. Ada yang kehilangan handphone (HP), dompet, dan barang berharga lainnya.

Para penonton konser itu menduga dirinya menjadi korban pencopetan saat berdesak-desakan di Alun-alun Pancasila.

Pentas musik tersebut menghadirkan Band Ada Rebellionrose, Tipe-X, dan band lokal Salatiga tersebut menjadi ajang keramaian yang dihadiri banyak anak muda.

”Ssudah ada puluhan korban yang melapor ke polres. Mereka mengaku kehilangan HP dan barang berharga lainnya,” ujar Jeni, 19, salah satu korban.

Dirinya yang juga melapor mengatakan jika jumlah pelapor masih bisa bertambah.

Apalagi pada malam konser sudah banyak korban yang datang ke Polres Salatiga untuk melaporkan kehilangan barang.

Namun, laporan belum bisa diproses karena sebagian tidak membawa bukti kepemilikan.

”Hari ini kita di minta datang lagi dengan membawa bukti kepemilikan berupa kotak HP,” katanya.

Saat ini pihak Polres masih meminta keterangan para korban yang lain dan sudah ada beberapa korban yang membawa barang bukti berupa kotak HP.

”Saya kehilangan saat ada asap yang membuat sakit tenggorokan lalu orang disekitar pada bubar dan disitu saya merasa ada yang menarik HP saya di saku celana” ujar Malik, 19, kepada wartawan.

Plh Kasi Humas Polres Salatiga Ipda Sutopo membenarkan banyaknya korban pencopetan.

Ia mengaku belum mengetahui pasti jumlahnya. Namun disebutkan jika lebih dari 20 orang korban telah melapor kepada Polisi.

Suasana kemeriahan Konser Tipe-X di Salatiga

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]