URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pada awal Oktober 2024, ratusan pohon tabebuya di berbagai ruas jalan di Kota Salatiga, seperti Jalan Lingkar Salatiga (JLS), Jalan Osamaliki, dan Jalan Jendral Sudirman, mekar indah dengan bunga berwarna pink, putih, kuning, dan merah, menciptakan pemandangan eksotis.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Awal Oktober Ceria, Tabebuya Mulai Bermekaran di Salatiga

Awal Oktober Ceria, Tabebuya Mulai Bermekaran di Salatiga

Awal Oktober Ceria, Tabebuya Mulai Bermekaran di Salatiga

Pada awal Oktober 2024, ratusan pohon tabebuya di berbagai ruas jalan di Kota Salatiga, seperti Jalan Lingkar Salatiga (JLS), Jalan Osamaliki, dan Jalan Jendral Sudirman, mekar indah dengan bunga berwarna pink, putih, kuning, dan merah, menciptakan pemandangan eksotis.
Foto dok IST
Pohon tabebuya terlihat indah di jalan Lingkar Salatiga (JLS), pada pagi hari
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Di awal bulan Oktober 2024 ini, ratusan pohon tabebuya menjadi indah. Bunganya bermekaran dan luruh menambah eksotis sebagian ruas jalan dikota Salatiga.

Pantauan Rasika FM, tidak hanya di jalan Lingkar Salatiga (JLS), tabebuya juga terlihat indah di jalan Osamaliki, jendral Sudirman dan beberapa titik lainnya.

Ratusan pohon dengan bunga warna pink dan putih, membuat kita seakan bukan berada di Salatiga. Antar pohon berjarak sekitar 10 meter.

Bunga tabebuya ada yang putih, kuning, pink dan juga merah. Setelah mekar, bunga akan luruh dan jatuh di bawah pohon.

Suasana malah makin indah jika pagi cerah. Karena latar belakang gunung Merbabu akan terlihat luar biasa.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sulistyaningsih pernah menuturkan jika ratusan pohon Tabebuya ditanam di pulau jalan JLS sepanjang 11 kilometer. Dari Blotongan sampai Tingkir.

“Banyak yang kaget dengan keindahan bunga ini. Setahun hanya berbuka sekali,” jelasnya.

Bunga bertahan sekitar satu bulan. Banyak warga yang mengabadikan keindahan suasana tersebut.

Namun dari sekian banyak pohon Tabebuya yang nampak paling eksotis ada didepan kampus UIN JLS dan juga di jalan Osamaliki dari perempatan Jetis. Bahkan jika kita melintas disana pada pagi hari seperti saat berada di Jepang.

Keindahan bunga Tabebuya

BACA JUGA :

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting