URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bangkitkan Ekonomi, Pemkab Semarang Buka Peluang Ekspor Produk Lokal

Bangkitkan Ekonomi, Pemkab Semarang Buka Peluang Ekspor Produk Lokal

Bangkitkan Ekonomi, Pemkab Semarang Buka Peluang Ekspor Produk Lokal

featured-img

Ilustrasi

UNGARAN – Kebangkitan ekonomi di masa pandemi Covid-19 sedang berusaha dibangkitkan oleh pemerintah Kabupaten Semarang. Salah satu caranya adalah dengan membuka peluang para pengusaha untuk berinvestasi dan memasarkan produk lokal ke pangsa pasar internasional melalui para eksportir.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan efek pandemi menjadikan dunia usaha lesu. Bahkan beberapa perusahaan ada yang gulung tikar. Oleh karena itu pihaknya membuka peluang sebesar-besarnya untuk para pengusaha.

Ngesti menjamin para investor akan mendapat berbagai kemudahan, termasuk perizinan yang bebas pungutan. Untuk produk asli Kabupaten Semarang yang sudah mulai ekspor di antaranya makanan ringan seperti grubi, kopi dan gula kacang serta berbagai jenis kerajinan.

Sementara Ketua BPC Hipmi Kabupaten Semarang Riska Dwi Prasetyo menyampaikan masa pandemi Covid-19 menjadikan pergeseran cara konsumsi masyarakat. Dulu pola belanja secara langsung, kini beralih belanja online seiring pemanfaatan teknologi.

Riska menilai pangsa pasar bagi pengusaha di Kabupaten Semarang masih terbuka lebar. Pihaknya selaku pengusaha muda  memiliki tanggung jawab untuk menyejahterakan masyarakat, salah satunya dengan membuka lapangan pekerjaan. (win)

BACA JUGA :

Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan