URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi sebuah momentum untuk membangun mental dan moral bagi narapidana untuk menjadi pribadi yang lebih percaya diri melalui pendekatan psikologi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bangun Mental dan Kepercayaan Diri Bagi Narapidana, Rutan Salatiga Gandeng UIN Berikan Pendekatan Psikologi

Bangun Mental dan Kepercayaan Diri Bagi Narapidana, Rutan Salatiga Gandeng UIN Berikan Pendekatan Psikologi

Bangun Mental dan Kepercayaan Diri Bagi Narapidana, Rutan Salatiga Gandeng UIN Berikan Pendekatan Psikologi

featured-img

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga bersama Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga memberikan penyuluhan psikologi, hukum dan konseling bagi Narapidana.

Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi sebuah momentum untuk membangun mental dan moral bagi narapidana untuk menjadi pribadi yang lebih percaya diri melalui pendekatan psikologi.

“Dengan penyuluhan dan metode pedekatan psikologi, menjadi komitmen kami dalam membangun mental dan moral narapidana Rutan Salatiga menjadi pribadi yang lebih baik dan meningkatkan kepercayaan diri,” ucapnya Kamis (03/11).

Andri menjelaskan bahwa Rutan Salatiga terus berkomitmen dalam memberikan pembinaan dan bekal bagi warga binaan. “Salah satunya melalui penyuluhan psikologi dan konseling secara personal dengan menggandeng beberapa pihak dari luar, salah satunya kegiatan hari ini bersama teman-teman dari UIN,” ujarnya.

Ruwiyanto selaku Kasubsi Pelayanan Tahanan menambahkan kegiatan ini tidak hanya berlangsung satu kali saja, tetapi tetap berkelanjutan sehingga menjadi akses serta ajang bagi narapidana untuk dapat mengenali dirinya sendiri dan lebih percaya diri sehingga nantinya para narapidana ini dapat membangun jiwa positif dan produktif.

Sementara itu Dosen Fakultas Dakwah Auliya Ulil yang juga psikolog sebagai narasumber kegiatan mengungkapkan bahwa penyuluhan psikologi ini menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam mencapai kesejahteraan hidup bermasyarakat saat narapidana nanti keluar dari Rutan.

“Kami berharap mereka ini jangan sampai diasingkan bahkan sampai diacuhkan masyarakat, tetapi nantinya saat bebas bisa menjadi pribadi yang lebih baik, lebih percaya diri dan mampu membuktikan bahwa sebagai mantan narapidana bisa hidup lebih baik dan bermanfaat bagi sesama,” ucapnya.

Salah satu peserta penyuluhan Rein yang terjerat perkara narkotika menyatakan sangat mendukung kegiatan ini. Karena dengan pendekatan psikologi mampu merubah pola pikir dan menyadari diri sendiri untuk bisa menjadi lebih baik dan tidak mengulangi pelanggaran hukum.

“Kegiatan ini juga menjadi penggerak perubahan bagi kami sebagai narapidana untuk menyesali perbuatan yang kami lakukan dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan serta selalu melalukan kegiatan yang positif,” pungkas Rein.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali