KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bantu Kurangi Kecelakaan Laut, Ini Yang dilakukan Ditpolairud Polda Jateng

Bantu Kurangi Kecelakaan Laut, Ini Yang dilakukan Ditpolairud Polda Jateng

Bantu Kurangi Kecelakaan Laut, Ini Yang dilakukan Ditpolairud Polda Jateng

SEMARANG – Ditpolairud Polda Jateng menggelar kegiatan Ikut Andil Keselamatan Berlayar (IKAN SELAYAR), di wilayah Pantai Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Jumat (1/4/2022).

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mengurangi angka kecelakaan saat berlayar di laut dengan mengusung tema “Mengurangi Resiko Korban Laka Laut Dengan Kewaspadaan dan Peralatan Keselamatan”.

Hadir pada acara tersebut para pejabat Kecamatan, Kapolsek, Danramil Tugu dan Dinas Perikanan Kota Semarang. Sosialisasi tentang pentingnya keselamatan berlayar ini semua lapisan masyarakat, khusus para pengunjung pantai, nelayan, dan penghobi mancing, yang acapkali bersinggungan dengan laut.

Dari data di Ditpolairud Polda Jateng menyebutkan bahwa pada triwulan pertama tahun 2022 pada bulan Januari sampai Maret, terjadi 56 kasus kecelakaan laut. Dari laka laut itu, sebanyak 40 orang meninggal dunia dan 5 orang hilang.

Sedangkan jenis kecelakaan laut itu, antata lain tubrukan kapal, kapal tenggelam, orang tenggelam di air laut, penemuan mayat di laut, dan kejadian lainnya di wilayah perairan laut Provinsi Jateng.

Dirpolairud Polda Jateng, Kombes Pol Hariadi menjelaskan bahwa IKAN SELAYAR adalah salah satu program unggulan Ditpolairud Polda Jateng dalam keselamatan berlayar. Penggagasan program tersebut didasarkan pada rasa keprihatinan Polda Jateng terhadap banyaknya kecelakaan laut di wilayah Jateng.

“Pada program ini, kami memberikan life jacket atau rompi pelampung kepada para nelayan agar pada saat berlayar bisa merasa aman. Melalui program ini, kami berharap dapat meminimalisir kecelakaan di perairan laut Jateng,” ungkap Hariadi usai melakukan kegiatan tersebut.

Selain membagikan life jacket, pada kegiatan ini juga memberikan 10 ribu bibit tanaman mangrove (bakau) yang nantinya akan ditaman di pinggir pantai tersebut.

“Penanaman mangrove ini sebagai tindak lanjut progam Mageri Segoro yang diinisiasi oleh Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi pada beberapa waktu yang lalu,” kata Hariadi.

Hariadi menjelaskan kegiatan IKAN SELAYAR ini merupakan hasil kerja sama Dirpolairud Polda Jateng dengan BPDASHL (Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung).

Pada kegiatan kali, Polda Jateng juga memberikan bantuan 10 ribu bibit mangrove yang akan ditanam bersama warga nelayan guna menahan abrasi pada perairan di wilayah Kelurahan Mangkang.

[kabar-lainnya]
[elementor_kabar_terkini]

POPULER

Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 26 September 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,9°C dan kelembapan 72 persen, dengan angin tenggara 9 km/jam. Hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya.
26 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan di Pegunungan
Pemkab Semarang memanfaatkan ganti kerugian aset daerah terdampak Tol Jogja-Bawen senilai sekitar Rp112 miliar untuk membangun fasilitas publik di Bawen. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan pembangunan dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan pengganti, meliputi kantor kelurahan, RTH, balai RW, serta gedung TK dan SD yang terdampak proyek tol.
Rp40 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen Disulap Jadi Fasilitas Publik di Bawen, Ditarget Rampung Februari 2027
[pekok2]