KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Banyak Aduan dari Masyarakat, Sejumlah PMKS dan PGOT Dijaring Satpol PP Salatiga

Banyak Aduan dari Masyarakat, Sejumlah PMKS dan PGOT Dijaring Satpol PP Salatiga

Banyak Aduan dari Masyarakat, Sejumlah PMKS dan PGOT Dijaring Satpol PP Salatiga

Sebagian PGOT yang berhasil diamankan Satpol PP

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Sosial bekerja sama dengan Polres Salatiga, Satpol PP, Disdukcapil, dan Diskominfo menggelar operasi penjaringan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dan Pengamen Gelandangan Orang Terlantar (PGOT) di berbagai titik di Kota Salatiga, Selasa (7/5/2024). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat, terutama merespon aduan yang diterima Pemkot Salatiga melalui berbagai kanal.

Basuki Tedjosugondo, S.H Kabid Rehabilitasi Sosial menyampaikan operasi ini bertujuan untuk menciptakan Kota Salatiga yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. “Banyak aduan yang kami terima dari masyarakat terkait keberadaan PMKS dan PGOT yang mengganggu ketertiban umum. Oleh karena itu, kami mohon bantuan kepada bapak ibu sekalian untuk bersama-sama menertibkan mereka untuk menciptakan kenyamanan masyarakat di Kota Salatiga. Tentu kita tindak dengan cara humanis saja, jangan menggunakan kekerasan, pemukulan maupun kontak fisik lainnya”. ujarnya.

Operasi penjaringan ini menyasar beberapa titik yang sering dijadikan tempat berkumpul PMKS dan PGOT, seperti di traffic light, taman dan beberapa tempat lainnya. Para petugas melakukan pendataan dan pemeriksaan identitas kepada para PMKS dan PGOT yang terjaring dalam operasi ini. Bagi PMKS dan PGOT yang terjaring, akan dilakukan pembinaan dan pendampingan oleh Dinas Sosial Kota Salatiga. Mereka akan diarahkan untuk mengikuti pelatihan keterampilan yang telah tersedia atau ditempat di panti yang telah bekerjasama dengan Dinas Sosial.

“Kami ingin membantu PMKS dan PGOT untuk keluar dari permasalahan mereka dan hidup mandiri. Oleh karena itu, kami akan memberikan pembinaan dan pendampingan agar mereka dapat kembali ke masyarakat dan hidup dengan layak”, tambah Basuki.

Sutarto, Kabid Ketertiban Umum, Ketentraman dan Pelindungan Masyarakat, menambahkan jika

Pemkot Salatiga juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum dengan melaporkan kepada aparat berwajib jika melihat adanya aktivitas yang mengganggu ketertiban umum. “Keterkaitan dengan Penegakan Perda, kami dari Satpol PP mendukung penuh kegiatan ini. Kami juga terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat di Kota Salatiga dan sekitarnya”, ujar Sutarto,

Sutarto Kabid Ketertiban Umum, Ketentraman dan Pelindungan Masyarakat

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]