URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wakil Bupati Semarang Basari telah mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Bupati Semarang melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk Pilkada Kabupaten Semarang 2024. Sebagai kader dan pengurus PKB, Basari menegaskan kesiapannya melaksanakan amanah partai, meskipun PKB hanya memiliki 5 kursi di DPRD Kabupaten Semarang dan perlu berkoalisi dengan partai lain untuk memenuhi syarat pencalonan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Basari Daftar Bacalon Bupati Semarang Lewat PKB, Pecah Kongsi dengan Ngesti Nugraha?

Basari Daftar Bacalon Bupati Semarang Lewat PKB, Pecah Kongsi dengan Ngesti Nugraha?

Basari Daftar Bacalon Bupati Semarang Lewat PKB, Pecah Kongsi dengan Ngesti Nugraha?

Wabup Semarang Basari ditemui usai menghadiri konferensi MWC NU Kecamatan Jambu, Selasa (14/5/2024). Foto: win
Wabup Semarang Basari ditemui usai menghadiri konferensi MWC NU Kecamatan Jambu, Selasa (14/5/2024). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Wakil Bupati (Wabup) Semarang Basari diketahui mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon (Balon) Bupati Semarang melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pilkada Kabupaten Semarang 2024.

Saat dikonfirmasi, Basari mengaku sebagai kader dan pengurus PKB pada prinsipnya ia siap ketika harus melaksanakan amanah partai. “Ditempatkan di manapun, saya selaku kader harus siap,” ujarnya saat menghadiri Konferensi Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kecamatan Jambu, Selasa (14/5/2024).

Berkaitan dengan pilkada, Basari menyadari jika PKB hanya memiliki 5 kursi. Jumlah itu belum memenuhi syarat untuk maju dalam perhelatan pilkada. Oleh karenanya PKB harus berkoalisi dengan partai lain agar jumlah kursi mencukupi.

“Hari ini pengurus (PKB) sedang menjalin komunikasi politik dengan partai lain agar terjadi kesepakatan. Kalau koalisi sudah jelas, baru daftar KPU,” paparnya.

Ditanya apakah ia pecah kongsi dengan Bupati Ngesti Nugraha, Basari tidak memberikan jawaban pasti. Menurutnya, secara logika koalisi pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng dan Pilbup Semarang seharusnya bersamaan.

“Belum tentu juga (pecah koalisi). Sampai saat ini, format Pilgub dan Pilbup belum ketemu. Sekali lagi DPC PKB sedang menjalin komunikasi politik dengan partai lain. Harapannya dalam waktu dekat ada persamaan persepsi sehingga ada koalisi,” bebernya.

Sebagai informasi, Basari mendaftar sebagai balon Bupati Semarang melalui PKB secara online yang terkoneksi langsung ke DPP PKB. Sampai saat ini, PKB baru membuka pendaftaran bakal calon Bupati-Wakil Bupati Semarang melalui online serentak yang langsung ke DPP PKB.

Setelah pendaftaran online tersebut, DPC PKB Kabupaten Semarang akan segera melaksanakan pembukaan pendaftaraan secara offline di kantor sekretariat. (win)

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menilai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus bersaing dengan ritel modern. Pernyataan itu disampaikan usai meninjau Kopdes Merah Putih di Bergas Kidul dan Lodoyong, Selasa (21/7/2026), dengan syarat kelengkapan barang, dukungan fasilitas, dan kepastian regulasi pengelolaan koperasi terus diperkuat.
DPRD Kabupaten Semarang Nilai Kopdes Merah Putih Berpotensi Saingi Ritel Modern, Asal Pasokan Barang Lengkap
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Ratusan kepala keluarga di Dusun Kebontaman, Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, mulai mengalami krisis air bersih seiring awal musim kemarau. Kondisi yang disampaikan pemerintah desa pada Kamis (16/7/2026) itu dipicu mengeringnya sumur warga di kawasan perbukitan, sehingga masyarakat terpaksa membeli air, memanfaatkan air sungai, atau mengandalkan bantuan dropping air bersih.
Kemarau Baru Dimulai, Ratusan KK di Desa Kalikayen Ungaran Timur Sudah Krisis Air Bersih

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026