URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus berupaya untuk meningkatkan belanja produk Indonesia melalui berbagai cara. Setelah meresmikan pusat pelayanan 'Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri' atau P3DN, kini dirinya mencoba mendongkrak pembelian batik yang merupakan warisan budaya Indonesia.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Batik Specta Nusantara Jadi Momentum Hendi Tingkatkan Belanja Produk Indonesia

Batik Specta Nusantara Jadi Momentum Hendi Tingkatkan Belanja Produk Indonesia

Batik Specta Nusantara Jadi Momentum Hendi Tingkatkan Belanja Produk Indonesia

Featured Image

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus berupaya untuk meningkatkan belanja produk Indonesia melalui berbagai cara. Setelah meresmikan pusat pelayanan ‘Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri’ atau P3DN, kini dirinya mencoba mendongkrak pembelian batik yang merupakan warisan budaya Indonesia. Hal itu ditegaskannya dalam pembukaan kegiatan Batik Specta Nusantara yang berlangsung mulai tanggal 1 hingga 7 Oktober 2022 di Kawasan Kota Lama Semarang.

Hendi, biasa akrab disapa Wali Kota Semarang itu mengungkapkan, alasan mengangkat batik dalam semangat meningkatkan belanja produk Indonesia adalah karena batik merupakan yang bisa dipastikan asli buatan Indonesia. Sehingga menurutnya mengangkat batik tak hanya sekedar menjaga kelestarian budaya, tapi juga mengangkat perekonomian Indonesia. “Tidak ada batik buatan luar negeri, batik itu pasti buatan Indonesia. Maka dengan kita membeli dan menggunakan batik setiap hari, berarti kita juga berkontribusi dalam peningkatan belanja produk dalam negeri,” tegasnya.

Sementara itu Hendi sendiri juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan secara nasional pada semangat Kota Semarang untuk terus mengangkat produk buatan Indonesia. Dukungan itulah yang kemudian berbuah ditunjuknya Kota Semarang sebagai tuan rumah peringatan Hari Batik Nasional, sehingga terselenggara kegiatan ‘Batik Specta Nusantara’ di ibu kota provinsi Jawa Tengah. Adapun hadir secara langsung tokoh-tokoh nasional dalam kegiatan tersebut, diantaranya Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri secara daring, Menteri PPPA Bintang Puspayoga, hingga perwakilan anggota DPR RI Mochamad Herviano.

Adapun Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri dalam sambutannya secara daring mengucapkan selamat Hari Batik Nasional kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan Batik Specta Nusantara tersebut. “Saya mengucapkan selamat Hari Batik Nasional 2 Oktober 2022. Hari yang kita peringati sejak UNESCO pada 2 Oktober 2009 menetapkan batik sebagai warisan budaya dunia yang berasal dari Indonesia. Semoga peringatan Hari Batik Nasional ini menambah semangat kecintaan kita pada budaya Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri PPPA, Bintang Puspayoga meyakini bahwa mengangkat batik juga bisa menjadi salah satu cara untuk mendorong pemberdayaan perempuan, mengingat banyak perempuan yang terlibat dalam industri batik Indonesia. “Peningkatan pemberdayaan perempuan di bidang kewirausahaan menjadi hulu untuk menyelesaikan masalah – masalah lainnya, baik itu masalah pengasuhan, kekerasan, pekerja anak, bahkan pencegahan perkawinan anak,” tekan Bintang.

Di sisi lain, Hendi juga menyebut bahwa digelarnya kegiatan Batik Specta Nusantara di Kota Semarang juga menjadi tren positif dalam pengembangan batik di kota lumpia. Pasalnya, Kota Semarang sendiri pernah memiliki masa gelap dalam industri batik, ketika Kampung Batik Semarang terbakar habis dalam rangkaian peristiwa pertempuran lima hari di Semarang. Dan barulah sejak tahun 2017 melalui program Kampung Tematik, Kampung Batik mampu terangkat kembali.

“Jarak 700 meter dari lokasi festival Batik Specta ini, ada yang namanya Kampung Batik. Sebuah sejarah panjang batik di Kota Semarang di mulai tahun 1890. Hingga Kampung Batik mencapai titik puncaknya pada perang dunia I. Waktu itu impor sandang dibatasi, sehingga banyak warga kolonial yang memakai batik pada waktu itu,” terang Hendi.

“Tapi pada tahun 1945, saat pertempuran 5 hari di Semarang, Kampung Batik terbakar habis dan hilang begitu saja. Alhamdulillah pada tahun 2017 kami kembali angkat Kampung Batik sebagai salah satu kampung tematik di Kota Semarang yang sekarang berkembang pesat. Pemerintah Kota Semarang sendiri mengharuskan ASN-nya memakai batik pada hari Selasa, Kamis, dan Jum’at,” terangnya.

BACA JUGA :

Alih Status Dosen PPPK ke PNS Disetujui DPR, ADAPI Desak Regulasi Lintas Kementerian yang Berkeadilan
Alih Status Dosen PPPK ke PNS Disetujui DPR, ADAPI Desak Regulasi Lintas Kementerian yang Berkeadilan
Polres Salatiga menyembelih 5 ekor sapi dan 9 kambing pada Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5/2026), sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Hewan kurban didistribusikan ke warga sekitar, pondok pesantren, dan yayasan di Kota Salatiga untuk mempererat kebersamaan serta sinergi Polri dengan masyarakat.
Polres Salatiga Sembelih 5 Ekor Sapi dan 9 Ekor Kambing
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
Bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto diserahkan Bupati Ngesti Nugraha kepada warga Dusun Duren, Desa Duren, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Selasa (26/5/2026). Sapi jenis simental berbobot 1,48 ton senilai sekitar Rp103 juta itu dipilih karena memenuhi standar kesehatan dan diberikan kepada wilayah yang belum pernah menerima bantuan serupa serta sempat terdampak bencana alam.
Sapi Berbobot 1,48 Ton dari Presiden Prabowo Disalurkan bagi Warga Duren Sumowono

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Alih Status Dosen PPPK ke PNS Disetujui DPR, ADAPI Desak Regulasi Lintas Kementerian yang Berkeadilan
Alih Status Dosen PPPK ke PNS Disetujui DPR, ADAPI Desak Regulasi Lintas Kementerian yang Berkeadilan
Komisi X DPR RI menyetujui usulan pengalihan status 10.942 dosen PPPK menjadi PNS dalam rapat bersama ADAPI di Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Kebijakan ini dinilai penting untuk menyatukan skema kepegawaian...
Polres Salatiga menyembelih 5 ekor sapi dan 9 kambing pada Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5/2026), sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Hewan kurban didistribusikan ke warga sekitar, pondok pesantren, dan yayasan di Kota Salatiga untuk mempererat kebersamaan serta sinergi Polri dengan masyarakat.
Polres Salatiga Sembelih 5 Ekor Sapi dan 9 Ekor Kambing
Polres Salatiga menyembelih 5 ekor sapi dan 9 kambing pada Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5/2026), sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Hewan kurban didistribusikan ke warga sekitar, pondok...
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
DPC Partai Gerindra Kota Salatiga menyalurkan 33 hewan kurban berupa satu ekor sapi dan 32 kambing kepada PAC dan ranting di empat kecamatan pada Selasa (26/5/2026). Bantuan dari Sekjen Gerindra Sugiono...
27 Mei 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 15.00–17
27 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 15.00–17.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter di Pesisir Jawa Tengah
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Rabu (27/5/2026) pukul 15.00–17.00 WIB dengan tinggi muka...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 27 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. Suhu udara di Semarang berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 55–90 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara lokal di daerah pegunungan, dataran tinggi, dan sebagian wilayah selatan Kota Semarang pada sore hingga awal malam.
27 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Wilayah Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 27 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sepanjang...
Muat Lebih

POPULER

Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak
BUMDes Sido Maju mengembangkan usaha penggemukan kambing Boer di Desa Duren guna memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga. Program dijalankan bersama mitra usaha dengan memanfaatkan potensi hijauan melimpah, pola penggemukan intensif, serta pemasaran ternak hingga wilayah Klaten.
Kambing Boer dari Desa Duren, Harapan Baru Ketahanan Pangan Desa
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved