KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bea Cukai Semarang Berhasil Mencegah Penyelundupan Rokok Ilegal dengan Potensi Kerugian Negara Miliaran Rupiah

Bea Cukai Semarang Berhasil Mencegah Penyelundupan Rokok Ilegal dengan Potensi Kerugian Negara Miliaran Rupiah

Bea Cukai Semarang Berhasil Mencegah Penyelundupan Rokok Ilegal dengan Potensi Kerugian Negara Miliaran Rupiah

Semarang – Petugas Bea Cukai Semarang dan Satpol PP Kota Semarang Berhasil Menggagalkan Penyelundupan Jutaan Rokok Ilegal dengan Potensi Kerugian Negara Miliaran Rupiah.

Dalam upaya menggagalkan penyelundupan rokok ilegal dalam jumlah besar, petugas dari Patroli Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Semarang bekerja sama dengan Satpol PP Kota Semarang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan lebih dari satu juta batang rokok ilegal. Dalam tindakan ini, potensi kerugian negara senilai miliaran rupiah berhasil dihindari.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Semarang, Bier Budy Kismulyanto, menyampaikan bahwa kronologi penggagalan ini dimulai pada tanggal 18 Juli 2023 ketika Seksi P2 mendapat informasi tentang rencana pengiriman BKC (Barang Kena Cukai) jenis Hasil Tembakau (HT) yang diduga ilegal melalui jalur pantura menggunakan truk sebagai sarana pengangkut.

Berdasarkan informasi tersebut, tim Bea Cukai Semarang bekerja sama dengan Satpol PP Kota Semarang melakukan patroli bersama di sepanjang Jalan Kaligawe. Dalam patroli tersebut, mereka berhasil melacak truk Mitsubishi Canter berwarna kuning-oranye yang sesuai dengan informasi yang diterima.

Tim melakukan pengejaran dan penghentian terhadap sarana pengangkut tersebut, dan melakukan pemeriksaan kedapatan mengangkut BKC Hasil Tembakau jenis SKM tanpa dilekati pita cukai.

“Setelah berhasil dihentikan, tim mendapati truk tersebut dikemudikan satu orang sopir dan satu kenek. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sarana pengangkut tersebut, didapati Barang Kena Cukai jenis Hasil Tembakau berupa rokok jenis SKM berbagai merek tanpa dilekati pita cukai sebanyak 2.070.000 batang,” ucap Bier.

Lebih lanjut Bier menjelaskan, nilai barang diperkirakan sebesar Rp2,5 miliar dan potensi kerugian negara sebesar Rp1,7 miliar.

Saat ini, barang hasil penindakan dan dua orang dibawa ke Kantor Bea Cukai Semarang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami berharap bahwa keberhasilan penindakan ini dapat memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang berupaya melakukan perdagangan ilegal. Bea Cukai akan terus meningkatkan sistem pengawasan dan penindakan untuk
menciptakan lingkungan yang aman dan sejahtera bagi masyarakat Indonesia,” tutupnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]