URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Mbak Google

KABAR RASIKA

Berawal Dari Saling Pandang, Anggota Pemuda Pancasila Dibacok

Berawal Dari Saling Pandang, Anggota Pemuda Pancasila Dibacok

Berawal Dari Saling Pandang, Anggota Pemuda Pancasila Dibacok

Featured Image
Ketua Koti Mahatidana PP Jateng, Alexander dan pengacara menunjukan bukti pelaporan serta foto kondisi korban pembacokan.

RASIKAFM – Anggota Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Tengah, Agus Yulianto (38) di bacok orang tak dikenal saat berkunjung di tempat karaoke dikawasan Dargo, Semarang Timur.

Warga Sedompyong, Kelurahan Kemijen, Semarang Timur itu kini mau tak mau terpaksa mendapat 40 jahitan usai mengalami luka bacok di tubuhnya.

“Korban mengalami luka bacok. Luka di punggung, ada 23 jahitan, di bahu pundak 4 jahitan dan lengan 13 jahitan,” ujar Ketua Komando Inti Mahatidana Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Tengah, Alexander Joko Sulistyo Jumat (17/9/2021).

Dia menjelaskan, kejadian bermula ketika Sabtu, (12/9) sekitar pukul 23.30 WIB dimana pembacokan bermula saat korban bersama empat orang rekannya berada di dalam tempat karaoke, di Ruko Kawasan Dargo. Di lokasi tersebut, korban sempat cekcok dengan salah satu dari enam orang tak dikenal yang ada di dalam tempat karaoke tersebut.

“Kejadian diawali kesalahpahaman dengan salah satu pelaku. Saat itu korban akan masuk ke room karaoke, terjadi saling pandang. Mungkin saling singgung, kemudian terjadi cekcok,” jelasnya.

Dia menyebut perdebatan itu sempat terhenti lantaran rekan korban dan dari beberapa orang dari kelompok pelaku saling melerai. Namun, dari salah satu pelaku yang saling pandang kepada korban masih tidak terima.

Karena marah, pelaku kemudian mengambil senjata tajam dan langsung menyerang korban saat hendak masuk ke dalam room karaoke.

“Korban di bacok, dan akhirnya terjadi perkelahian dengan enam orang tak dikenal ini. Mereka ada yang bawa Celurit, pedang (samurai) dan Bisboll,” ujarnya.

Karena mengalami luka bacok, kemudian korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Elisabet Semarang guna mendapatkan perawatan medis.

“Setelah dibawa ke rumah sakit, korban rawat jalan. Ini kondisinya masih dalam keadaan sakit,” bebernya.

Akibat peristiwa tersebut, lanjutnya, dia bersama rekan-rekannya mengantar menuju Polrestabes Semarang untuk membuat laporan tindak kekerasan. Kemudian, setelah laporan diterima, penyidik langsung meminta keterangan kepada korban.

“Kami tetap satu komando untuk tidak melakukan tindakan balas dendam, dan kami lebih memilih menyerahkan kejadian ini ke Polrestabes Semarang. Harapan kami, pelaporan ini ditindaklanjuti dengan cepat, karena sudah sampai empat hari ini, pelaku belum tertangkap,” pungkasnya.

Sementara, salah satu rekan korban, Haryono mengakui juga mengalami luka di bagian telapak tangan dan jari akibat dari perkelahian ini. Pihaknya juga mengakui tidak ada yang kenal dengan rombongan enam orang pelaku tersebut.

“Ketika Agus mau di bacok, saya tangkis, kena tangan saya. Lalu rebutan celuritnya itu. Kemudian datang lagi orang bawa pentungan, saya tangkis juga,” katanya.

Terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP AKBP Donny Lumbantoruan, mengatakan masih akan melakukan pengecekan terkait pelaporan tersebut ke anggotanya.

“Saya cek dulu. Nanti tetap kita tindaklanjuti pelaporan itu,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Ribuan pencari kerja, mayoritas lulusan baru, memadati Job Fair 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 26 perusahaan membuka 6.969 lowongan kerja dari berbagai sektor, sementara para peserta mengeluhkan syarat pengalaman kerja yang masih menjadi kendala utama bagi fresh graduate dalam memasuki dunia kerja.
Lulusan S1 Berburu Kerja di Job Fair, Terhambat Persyaratan Pengalaman

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

05 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14
05 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di pesisir Semarang terjadi pada Jumat, 5 Juni 2026, pukul 12.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter....
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Jumat, 5 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 25–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara tersebar di kawasan pegunungan tengah dan Pantura tengah hingga barat bagian selatan pada sore hingga awal malam.
05 Juni 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Lokal Berpotensi Sore Hari
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Jumat, 5 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara...
Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan ruas jalan Randublatung–Cepu di Kabupaten Blora menjadi prioritas perbaikan melalui Anggaran Perubahan 2026 setelah kondisi jalan rusak memicu protes warga....
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan arus informasi, pesantren tetap bertahan sebagai lembaga pendidikan yang membentuk karakter, akhlak, dan spiritualitas santri. Tradisi mondok dinilai...
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga malam hari karena tingginya jumlah piagam yang masuk, sekaligus mengantisipasi penggunaan dokumen tidak sesuai ketentuan dalam seleksi penerimaan siswa baru.
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga...
Muat Lebih

POPULER

Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Grup hadroh modern Ukhti Salam Bernada (USB) yang beranggotakan 17 pensiunan pejabat Pemerintah Kota Salatiga tampil memukau dalam acara Patlikuran di rumah dinas wali kota, Sabtu (23/5/2026). Dibentuk pada Februari 2026 sebagai wadah silaturahmi dan berkarya, grup ini memadukan rebana dengan alat musik modern serta telah menerima sejumlah undangan pentas di berbagai daerah sekitar Salatiga.
Meriahkan Acara Patlikuran, Hadroh USB Tampil Memukau Ratusan Penonton di Rumdis Walikota
Siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, mencatat prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Capaian tersebut mengantarkan Kiandra menjadi peraih nilai rata-rata tertinggi tingkat sekolah dasar di Kota Salatiga, sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan dasar yang terus berkembang melalui kerja keras siswa, dukungan keluarga, dan sekolah.
Kiandra, Siswi SDN 06 Salatiga Raih Nilai Sempurna dalam TKA 2026

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved