KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Berbekal Empat Ribu Rupiah, Bocah 11 Tahun Asal Gunungpati Tersesat di Nyatnyono Saat Kunjungi Rumah Neneknya

Berbekal Empat Ribu Rupiah, Bocah 11 Tahun Asal Gunungpati Tersesat di Nyatnyono Saat Kunjungi Rumah Neneknya

Berbekal Empat Ribu Rupiah, Bocah 11 Tahun Asal Gunungpati Tersesat di Nyatnyono Saat Kunjungi Rumah Neneknya

M, bocah 11 tahun asal Gunungpati saat dijemput keluarganya di Polsek Ungaran setelah diamankan oleh warga Nyatnyono, Ungaran Barat, Rabu (21/1/2026) malam. Foto: Humas Polres Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Seorang anak perempuan berusia 11 tahun berinisial M, warga Pakintelan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, diamankan warga dan dibawa ke Polsek Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (21/1/2026) malam. Saat ditemukan, M sedang berjalan kaki sendirian di Dusun Blanten, Nyatnyono, Ungaran Barat.

Warga yang curiga melihat seorang anak kecil berjalan sendirian, berusaha mendekat dan menanyakan alamat rumahnya. M mengatakan hendak menuju rumah neneknya di Desa Munding, Kecamatan Bergas namun justru tersesat di wilayah Nyatnyono.

Rani (33), ibu M yang datang ke Polsek Ungaran menjelaskan anaknya pamit mengaji sekitar pukul 17.00 WIB dan pulang sekitar pukul 18.30 WIB.

“Sampai jam setengah delapan kok belum pulang, akhirnya kami memutuskan melakukan pencarian,” ungkapnya.

Sekitar pukul 22.00 WIB, ia didatangi Bhabinkamtibmas dan diberi tahu bahwa anaknya berada di Polsek Ungaran.

“Alhamdulillah anak saya ditemukan dalam kondisi selamat. Kami ucapkan terima kasih kepada warga serta pihak kepolisian yang telah membantu menemukan dan mengamankan anak saya,” jelasnya.

Kanit Intelkam Polsek Ungaran AKP Mulyanto menjelaskan, M diketahui pergi dari rumah sejak pukul 18.30 WIB setelah pulang mengaji. Anak tersebut hanya membawa mukena, sajadah, serta uang sebesar Rp4.000.

“Setelah koordinasi dengan Polsek Gunungpati, keluarga berhasil kami hubungi,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, Polres Semarang mengimbau para orang tua agar lebih memantau aktivitas anak-anak, memberikan edukasi terkait keselamatan, serta memastikan anak selalu berpamitan dan memberi tahu tujuan saat hendak bepergian.

“Setelah diberikan pembinaan dan penjelasan, M diserahkan kepada keluarga dan dibawa kembali ke rumahnya,” tandasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
Pilkades Serentak 14 Desember, Polres Semarang Siapkan Skenario Kontinjensi
Pilkades Serentak 14 Desember, Polres Semarang Siapkan Skenario Kontinjensi
[pekok2]