URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Nu (16), warga Dusun Sindon, Desa Tukang, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, kebingungan mencari arah pulang pada Rabu (17/7/2024) malam setelah ditinggal temannya saat bermain di Lapangan Pancasila, Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bingung Tak Bisa Pulang, Pelajar PKBM Asal Pabelan ini Melapor ke Polres Salatiga

Bingung Tak Bisa Pulang, Pelajar PKBM Asal Pabelan ini Melapor ke Polres Salatiga

Bingung Tak Bisa Pulang, Pelajar PKBM Asal Pabelan ini Melapor ke Polres Salatiga

FotoĀ dokĀ IST
Keluarga asal Pabelan saat berada di SPKT Polres Salatiga ditemani Aipda Cendikia ParamadaniĀ 
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Nu (16) warga Dusun Sindon, Desa Tukang, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng) kebingungan saat mencari arah pulang, Rabu (17/7/2024) malam. Diduga kuat kebinggungan Nu setelah ditinggal oleh temannya saat bermain di Lapangan Pancasila atau Alun-alun Salatiga.

Kepada rasikafm.com, Bamin (Bintara administrasi) SPKT Polres Salatiga Aipda Cendikia Paramadani menjelaskan, kejadian itu bermula saat korban bersama temannya bermain di lapangan Pancasila Salatiga Rabu sore dengan mengendarai sepeda motor.

Kemudian setelah parkir, keduanya sempat duduk bersantai di Lapangan Pancasila.

ā€œSekitar pukul 15.00 WIB korban ditinggal temannya (Ita) dengan alasan menjemput pacarnya di Ambarawa. Tapi hingga pukul 19.00 WIB, Ita belum kembali ke Pancasila,ā€ kata Aipda Cendikia.

Karena tak tahu harus berbuat apa, korban tak tentu arah berjalan kesana-kemari di Lapangan Pancasila. Selanjutnya ada seorang warga yang mengantarkan korban di SPKT Polres Salatiga.

ā€œPiket SPKT Polres Salatiga kemudian koordinasi dengan seorang mantan wartawan peliput desa, yang kemudian disambungkan dengan aparat desa setempat dan akhirnya korban dijemput pihak keluarga,ā€ kata Cendikia.

Berdasarkan keterangan keluarga korban memang tidak pernah bermain di tempat yang jauh. Kesehariannya korban hanya bermain di depan rumahnya dan paling jauh hanya di Lapangan Desa Tukang.

Sehingga saat ditinggal temannya di Lapangan Pancasila korban kebingungan mencari arah pulang dan tidak berani bertanya.

ā€œKorban juga tidak membawa handphone, jadi hanya bisa pasrah menunggu temannya datang sampai malam. Sambil berjalan di sekitar lapangan Pancasila berharap ada orang yang dikenal,ā€ kata Cendikia.

Pihaknya berharap kepada orang tua agar memperhatikan anaknya jika bepergian agak jauh. Agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Pihaknya juga siap untuk membantu masyarakat jika membutuhkan bantuan.

ā€œKalau ada hal-hal yang dirasa perlu bantuan, seperti orang linglung, warga bisa langsung melaporkan di SPKT Polres Salatiga,ā€ tandas Cendikia.

Terpisah, Mar orang tua Nu mengaku senang dan bersyukur bisa menemukan anaknya kembali, berkat bantuan aparat kepolisian. ā€œsaya bersyukur ada pak polisi yang baik dengan menelpon pak sekdes dan mengantarkan kami ke kantor polisiā€ ujar Mar kepada Rasika FM Rabu 17.7.2024 malam (rief)

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal ā€œDua Anak Cukupā€

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved