URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang bocah laki-laki berumur 8 tahun hanyut terbawa arus di selokan Jalan Depoksari Timur RT 4 RW 7, Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang pada Senin (14/2/2022) sore.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bocah Berusia 8 Tahun Asal Tembalang Hanyut Saat Main Hujan-Hujanan di Selokan

Bocah Berusia 8 Tahun Asal Tembalang Hanyut Saat Main Hujan-Hujanan di Selokan

Bocah Berusia 8 Tahun Asal Tembalang Hanyut Saat Main Hujan-Hujanan di Selokan

featured-img

SEMARANG – Seorang bocah laki-laki berumur 8 tahun hanyut terbawa arus di selokan Jalan Depoksari Timur RT 4 RW 7, Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang pada Senin (14/2/2022) sore.

Korban bernama MRB warga Karang Gawang Baru RT 6 RW 6, Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang Kota Semarang dilaporkan hanyut di saluran got saat bermain hujan-hujanan.

Kakak korban O (12) menjelaskan awal mula kejadian yaitu ketika adiknya meminta izin kepadanya untuk bermain hujan-hujanan di sekitaran lokasi kejadian. Namun, tak disangka, korban malah terpeleset hingga tubuhnya masuk ke dalam selokan lalu hanyut.

O yang melihat adiknya dalam bahaya lantas segera meraih tangan korban untuk menolongnya. Akan tetapi, genggamannya itu lepas lantaran kepala O terbentur benda keras yang membuat dirinya reflek hingga akhirnya korban dinyatakan hilang.

“Sudah sempat cari di selokan dekat warung dan berteriak. Padahal disitu ada orang dikira bercanda,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto menerangkan kejadian bermula ketika korban bersama kakak dan 4 temannya bermain di gorong-gorong, kemudian hujan deras dan korban terbawa arus. Kakak korban berusaha menolong tetapi ikut terbawa arus. Kakak korban berhasil diselamatkan oleh warga

“Saat kejadian salurun gorong – gorong sedang banjir meluap. Diketahui korban mengenakan baju lengan panjang warna hitam,dan celana panjang warna Coklat, tinggi badan sekitar 1 meter,” bebernya.

Usai dinyatakan hilang, pihaknya melakukan penyusuran disepanjang selokan tersebut. Namun operasi pencarian tim SAR gabungan melaksankan penyisiran dari lokasi sampai Sikluwung Kelurahan Tandang dengan jarak kurang labih 2 KM hingga malam hari tidak membuahkan hasil.

“Kondisi cuaca mendung dan gelap menjadi kedala tim SAR gabungan, semoga korban cepat ditemukan,” imbuhnya.
Disisi lain, Kapolsek Tembalang, Kompol R Arsadi KS menambahkan pencarian bocah hanyut kini dilanjutkan lagi pada Selasa (15/2/2022) pagi. Sejumlah elemen dari berbagai instansi terkait dan masyarakat ikut terjun untuk membantu proses pencarian.

“Pagi ini kita sudah berkoordinasi untuk melanjutkan pencarian. Semoga korban segera ditemukan,” tutupnya.

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved