URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BPJS Kesehatan bersama mitra-mitranya menginisiasi program donasi dan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan di lingkungan mereka. Program ini melibatkan penyerahan kartu kepesertaan BPJS yang iurannya ditanggung oleh mitra selama periode tertentu. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Abdul Azis, menyampaikan ajakan ini usai seremoni penyerahan CSR RS Kusuma Ungaran yang membiayai iuran 107 peserta donasi BPJS Kesehatan dari kelurahan Sidomulyo.

Mbak Google

KABAR RASIKA

BPJS Kesehatan Gandeng Mitra, Berikan Kartu BPJS Kesehatan Gratis Selama Setahun

BPJS Kesehatan Gandeng Mitra, Berikan Kartu BPJS Kesehatan Gratis Selama Setahun

BPJS Kesehatan Gandeng Mitra, Berikan Kartu BPJS Kesehatan Gratis Selama Setahun

Foto: Dok.
Foto: Dok.
featured-img

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS ) Kesehatan mengajak mitra BPJS kesehatan untuk membantu masyarakat di lingkungannya yang belum memiliki jaminan kesehatan melalui program donasi maupun Corporate Social Responsibility ( CSR ). Bantuan yang diberikan berupa kartu kepesertaan BPJS yang iurannya ditanggung oleh mitra selama waktu tertentu.

Usai mengikuti seremoni penyerahan CSR RS Kusuma Ungaran untuk pembiayaan iuran 107 peserta donasi BPJS Kesehatan dari kelurahan Sidomulyo di ruang aula RS Kusuma Ungaran, jum’at (19/4 ) Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Abdul Azis mengatakan, pemerintah tidak bisa menjamin kesehatan seluruh masyarakat karena kemampuan yang terbatas.

Untuk itu pihaknya mengajak mitra-mitra BPJS Kesehatan kantor cabang Ungaran untuk ikut berpartisipasi membantu dengan memberikan donasi dalam bentuk jaminan Kesehatan kepada warga yang berada di lingkungannya.

“Karena apabila seseorang tidak mempunyai kartu BPJS Kesehatan dan dia sakit, sekarang itu biaya kesehatannya sangat tinggi. Jadi alangkah mulianya apabila dibantu. Bukan dalam bentuk bantuan tunai atau makanan atau apapun melainkan dalam bentuk kartu ( BPJS ) untuk menjaga kesehatannya.”

Aziz menambahkan, saat ini tingkat kepesertaan masyarakat di kabupaten Semarang sudah mencapai lebih dari 96% dari jumlah penduduk atau hampir 1 juta orang yang sudah memiliki kartu BPJS Kesehatan. Sesuai nawacita Presiden, cakupan Kesehatan Masyarakat pada bulan Agustus mendatang ditarget bisa mencapai 98% dari jumlah penduduk.

Untuk itu, ke depan pihaknya berencana akan mengajak badan usaha, unit bisnis dan faskes untuk mengadakan CSR dalam bentuk kartu kepersertaan BPJS Kesehatan. Dengan demikian diharapkan dapat mengejar target tersebut, disamping memberikan kontribusi kepada warga sekitar.

Pada kesempatan yang sama, Direktur RS Kusuma Ungaran dr. Yohanes Mada Suprayogi, Sp.PD FINASIM mengatakan, sebagai rumah sakit mitra BPJS Kesehatan pihaknya menyambut dengan baik ajakan untuk bisa ikut bersama-sama membantu masyarakat terutama masyarakat di sekitar rumah sakit dalam hal pembiayaan jaminan Kesehatan.

“Prinsipnya kan rumah sakit ini melayani masyarakat dan dari kami membantu donasi CSR ini kami bisa memastikan setidaknya mereka memiliki asuransi kesehatan di saat mereka membutuhkan.”

Dalam program CSR ini, RS Kusuma Ungaran memberikan bantuan pembiayaan iuran kepada 107 peserta donasi BPJS Kesehatan dari kelurahan Sidomulyo selama satu tahun yang berlaku mulai 1 April 2024. Nantinya peserta penerima donasi kartu BPJS Kesehatan tersebut bisa mendapatkan layanan yang tersedia di RS Kusuma secara gratis.

“Semua yang rumah sakit ini bisa ( layani ). Mulai dari layanan dokter umum, berbagai layanan spesialis, pemeriksaan laborat, rongent, USG, rawat jalan, rawat inap, tindakan bedah, kemudian kandungan, kebidanan, dan persalinan disini free. Harapannya dengan adanya program CSR ini, masyarakat kabupaten Semarang khususnya warga Sidomulyo semuanya sehat.“

Sementara, Kepala Seksi Kesejahteraan kelurahan Sidomulyo Lamini, SE yang hadir mewakili Lurah Sidomulyo mengungkapkan, program CSR tersebut sangat membantu warga Sidomulyo khususnya warga yang belum memiliki jaminan kesehatan lantaran tidak mampu dalam hal pembiayaan. Kini 107 penerima donasi kartu BPJS Kesehatan dari RS Kusuma itu dapat menikmati layanan kesehatan tanpa khawatir dengan biayanya yang mahal.* (v)

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah...
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
PDAM Kota Salatiga memastikan pasokan air bersih bagi pelanggan tetap aman pada musim kemarau meski debit Umbul Senjoyo mulai menurun. Direktur Utama PDAM Salatiga Imron Cahyadi menyampaikan hal itu saat...
10 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 05.00–08
10 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 05.00–08.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di Semarang mencapai 0,8 meter pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul 05.00–08.00 WIB. Kenaikan muka air laut pada pagi hari berpotensi...
10 Juli 2026 Cuaca Semarang Cerah, BMKG Ingatkan Risiko Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah
10 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Ingatkan Risiko Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 10 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat...
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan...

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut