URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran bersama Pemprov Jawa Tengah menggelar program SPELING Melesat di Balai Desa Tawang, Susukan, pada Sabtu (13/09). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan layanan JKN dengan mentoring dokter umum, mendekatkan pelayanan dokter spesialis, serta menghadirkan BPJS Keliling agar masyarakat mudah mengakses layanan kesehatan dan administrasi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

BPJS Kesehatan Ungaran Gelar Mentoring Spesialis Bagi Dokter FKTP di Kecamatan Susukan

BPJS Kesehatan Ungaran Gelar Mentoring Spesialis Bagi Dokter FKTP di Kecamatan Susukan

BPJS Kesehatan Ungaran Gelar Mentoring Spesialis Bagi Dokter FKTP di Kecamatan Susukan

Foto: Dokumen
Foto: Dokumen
featured-img

RASIKAFM.COM – BPJS Kesehatan Cabang Ungaran terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui optimalisasi peran dokter umum di puskesmas dengan mentoring transfer knowledge dalam program SPELING Melesat di Balai Desa Tawang pada Sabtu (13/09). Pada kesempatan itu, BPJS Kesehatan Cabang Ungaran turut menghadirkan pelayanan BPJS Keliling.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh partisipan yang hadir pada kegiatan SPELING Melesat dan Mentoring dokter umum. Yunita mengungkapkan Program Inovasi SPELING Melesat dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memiliki maksud untuk mendekatkan pelayanan dokter spesialis kepada masyarakat, transfer pengetahuan dokter spesialis kepada dokter umum di Puskesmas dengan pelayanan 114 penyakit dasar dan update ilmu yang bisa diterapkan.

“Kegiatan Speling ini untuk mendekatkan pelayanan dokter spesialis kepada masyarakat, dan juga menjadi sarana promosi rumah sakit untuk jenis-jenis penyakit yang bisa dilayani. Program Speling ditargetkan sebanyak 1275 desa di Provinsi Jawa Tengah hingga Bulan Mei 2026. Pesan untuk kegiatan Speling ini masyarakat bisa memanfaatkan untuk mendeteksi penyakit sejak dini dan terobati sejak awal serta meningkatkan kesehatan masyarakat,” tutur Yunita.

Turut hadir Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Subkhan yang juga memberikan pelayanan administrasi dan informasi seputar Program JKN secara langsung kepada masyarakat. Hal ini ia lakukan sebagai wujud komitmen dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Kegiatan hari ini saya turut langsung untuk memberikan pelayanan administrasi Program JKN kepada masyarakat yang hadir di Balai Desa Tawang, Kecamatan Susukan. Saya melihat begitu banyak antusiasnya masyarakat akan adanya kegiatan BPJS Keliling disini. Sebagai Duta BPJS Kesehatan saya sangat berterima kasih kepada Kepala Desa Tawang karena telah menyediakan tempat dan memberikan informasi kepada masyarakat sekitar adanya kegiatan BPJS Keliling,” ujar Subkhan.

Ia menyampaikan pemberian edukasi terkait Program JKN kepada masyarakat merupakan hal yang sangat penting, karena selama ini masih banyak masyarakat yang telah terdaftar sebagai peserta JKN namun belum mengetahui apa saja hak dan kewajibannya.

Tak lupa, Subkhan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas Program SPELING Melesat untuk pelayanan kesehatan masyarakat, dan tidak lupa juga kepada Kepala Desa Tawang yang sudah menyediakan tempat untuk kegiatan ini. Menurutnya, kesehatan masyarakat adalah salah satu hal yang penting, bahkan memiliki jaminan kesehatan merupakan hak bagi seluruh pekerja.

Kepala Desa Tawang, Muhammad Jatmiko menyambut baik rangkaian kegiatan BPJS Keliling dan SPELING Melesat ini. Dengan adanya BPJS Keliling warga terbantu untuk kendala administrasi dan bisa mendapatkan informasi seputar program JKN. Dan kegiatan Speling masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan langsung dari dokter spesialis, jadi masyarakat bisa mendeteksi penyakit dari awal.

“Program ini sangat membantu warga karena memudahkan mereka dalam mengurus administrasi dan mendapatkan informasi seputar JKN. Selain itu, warga juga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan langsung dari dokter spesialis, yang memungkinkan mereka untuk mendeteksi penyakit sejak dini,” ujar Jatmiko.

Kepala desa dan warga sangat berterima kasih dengan adanya BPJS Keliling dan kegiatan SPELING Melesat. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat bisa dilaksanakan di desa-desa agar masyarakat yang terkendala jarak yang cukup jauh dari tempat tinggal mereka bisa mengakses layanan lebih mudah.

“Program BPJS Keliling dan SPELING Melesat dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak desa, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan kesehatan, mengurus administrasi JKN, dan mendeteksi penyakit sejak dini tanpa terkendala jarak,” terang Jatmiko. (am)

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan...
Astra Infra melalui Resta Pendopo meresmikan Resta SAE Ruang Temoe di Resta Pendopo KM 456 Kabupaten Semarang, Minggu (12/7/2026), sebagai ruang inklusif bagi UMKM difabel dan neurodivergen. Program ini bertujuan memperluas akses pemasaran produk kreatif, mendorong kemandirian ekonomi, serta mendukung keberagaman dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Semarang.
Resta Pendopo KM 456 Luncurkan 'Ruang Temoe', Wadah Karya Spektakuler Difabel
Astra Infra melalui Resta Pendopo meresmikan Resta SAE Ruang Temoe di Resta Pendopo KM 456 Kabupaten Semarang, Minggu (12/7/2026), sebagai ruang inklusif bagi UMKM difabel dan neurodivergen. Program ini...
Arah Baru Modernisasi Armada Trans Semarang
Arah Baru Modernisasi Armada Trans Semarang
Pemerintah Kota Semarang melalui UPTD BLU Trans Semarang mempercepat peremajaan 132 armada transportasi publik secara bertahap hingga Desember 2026. Program ini mencakup pengadaan bus baru dan pengoperasian...
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki...
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan...

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting