KAWAN PEMANDU JALAN

Category: Ekonomi

Harga cabai di pasar tradisional se-Kota Salatiga melonjak menjelang tahun baru 2025, dengan harga cabai merah keriting mencapai Rp 70.000 per kilogram pada Sabtu, 28 Desember 2024. Pedagang cabai di Pasar Rejosari, Sumiyati, menjelaskan bahwa kenaikan ini terjadi akibat menipisnya stok di tingkat produsen dan peningkatan permintaan konsumen, terutama sejak pertengahan Desember dan menjelang Natal.
Jelang Tahun Baru Harga Cabai di Salatiga Tembus Rp 70 Ribu per Kilogram
Harga cabai di pasar tradisional se-Kota Salatiga melonjak menjelang tahun baru 2025, dengan harga cabai merah keriting mencapai Rp 70.000 per kilogram pada Sabtu, 28 Desember 2024. Pedagang cabai di Pasar...
Investasi di sektor industri pengolahan mencapai Rp91,86 miliar oleh 1.611 industri kecil dan menengah di Kota Salatiga pada tahun 2023 untuk meningkatkan perekonomian lokal melalui pembagian skala usaha dan penyerapan tenaga kerja.
Alhamdulillah! Industri Kecil dan Menengah Di Salatiga Serap 4.471 Pekerja, Hasilkan Rp91,86 Miliar
Investasi di sektor industri pengolahan mencapai Rp91,86 miliar oleh 1.611 industri kecil dan menengah di Kota Salatiga pada tahun 2023 untuk meningkatkan perekonomian lokal melalui pembagian skala usaha...
Cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia menyebabkan lonjakan harga cabai secara signifikan. Para pedagang dan pembeli di Kota Salatiga, seperti Jimin (pedagang di Pasar Blauran 1) dan Ibu Senin (warga Tegalrejo), menjadi saksi dampaknya.
Cuaca Tidak Menentu, Harga Cabai di Salatiga Naik
Cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia menyebabkan lonjakan harga cabai secara signifikan. Para pedagang dan pembeli di Kota Salatiga, seperti Jimin (pedagang di Pasar Blauran 1) dan...
pekerja pabrik
Serikat Pekerja Desak Pemkab Semarang Survei Kebutuhan Hidup Layak untuk UMK 2025
Serikat pekerja di Kabupaten Semarang mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebagai dasar penghitungan upah minimum kabupaten (UMK) tahun 2025, setelah putusan...
Batik Benang Raja, yang didirikan pada tahun 2013 oleh Ariawan Santosa (Ko King), telah berkembang pesat dengan 11 cabang yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Toko yang menawarkan beragam batik dengan harga terjangkau ini menjalin kerjasama dengan UMKM untuk memasarkan produk mereka.
Kehadiran Benang Raja Salatiga, Ko King Janji akan Dongkrak Batik Lokalan
Batik Benang Raja, yang didirikan pada tahun 2013 oleh Ariawan Santosa (Ko King), telah berkembang pesat dengan 11 cabang yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Toko yang menawarkan beragam batik...
Komunitas Wirausaha Salatiga (KWS) mengadakan kopdar sesi 2 di pendopo DPRD Kota Salatiga pada Sabtu sore, 27 Oktober 2024, dihadiri oleh 112 anggota. Para wirausahawan dari Salatiga dan sekitarnya ini berkumpul untuk berbagi ilmu, strategi, dan motivasi dalam mengembangkan usaha mereka.
Pesan KoCeCe “Hindari Berhutang Dalam Memulai Usaha”
Komunitas Wirausaha Salatiga (KWS) mengadakan kopdar sesi 2 di pendopo DPRD Kota Salatiga pada Sabtu sore, 27 Oktober 2024, dihadiri oleh 112 anggota. Para wirausahawan dari Salatiga dan sekitarnya ini...
Berbagai ide dan gagasan dari pemilik usaha, khususnya UMKM di Salatiga, mendorong Sahonoe untuk mengumpulkan para pelaku usaha dalam acara Kopdar Perdana bertajuk "Komunitas Wirausaha Salatiga" (KWS) yang digelar di Warung Omah Jati, Gambirsari, Argomulyo, Salatiga pada 5 Oktober 2024.
Komunitas Wirausaha Salatiga, Berbagi Penggalaman Bersama Dalam Hal Usaha
Berbagai ide dan gagasan dari pemilik usaha, khususnya UMKM di Salatiga, mendorong Sahonoe untuk mengumpulkan para pelaku usaha dalam acara Kopdar Perdana bertajuk "Komunitas Wirausaha Salatiga" (KWS)...
Squad Nusantara Salatiga Terbentuk, 500 Anggota Berkomitmen Berdayakan UMKM
Squad Nusantara Salatiga Terbentuk, 500 Anggota Berkomitmen Berdayakan UMKM
Squad Nusantara Salatiga mengukuhkan pengurus anak cabang (PAC) di empat kecamatan pada Sabtu malam, 31 Agustus 2024. Ketua Squad Nusantara Salatiga, Ahmad Yani, menyampaikan bahwa organisasi ini kini...
Perum Bulog berperan aktif dalam menekan inflasi dan memberdayakan UMKM melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dengan memberikan bantuan modal untuk pendirian Rumah Pangan Kita (RPK). Program ini, yang dijelaskan oleh Sopran Kenedi, Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Tengah, bertujuan untuk stabilisasi harga dan pasokan pangan serta pemberdayaan UMKM, dengan memberikan bantuan kepada 33 pelaku UMKM di 18 kecamatan di Kabupaten Semarang, masing-masing menerima modal Rp5 juta berupa produk pangan Bulog, rak pajang, dan spanduk RPK.
Berdayakan UMKM dan Tekan Inflasi, Bulog Salurkan Bantuan Rumah Pangan Kita
Perum Bulog berperan aktif dalam menekan inflasi dan memberdayakan UMKM melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dengan memberikan bantuan modal untuk pendirian Rumah Pangan Kita (RPK)....
Cegah Inflasi, Disdag Salatiga Gelar Operasi Pasar Beras Murah
Cegah Inflasi, Disdag Salatiga Gelar Operasi Pasar Beras Murah
Dalam rangka pengendalian inflasi pada pertengahan tahun, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Salatiga menggelar operasi pasar beras di empat kecamatan di Kota Salatiga. Kepala Disdag Kota Salatiga, Kusumo...
Muat Lebih

POPULER

Polda Jawa Tengah mengungkap peredaran 49 paket sabu seberat 65,75 gram di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga, Rabu (22/4/2026), hasil penyelidikan bersama Polres Salatiga. Tiga tersangka residivis ditangkap melalui pengembangan informasi masyarakat, dengan modus sistem ranjau dan penyimpanan di beberapa lokasi serta kamar kos.
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba, dengan Modus Ranjau, Tesangka Terancam Hukuman Mati
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Semarang memberangkatkan 895 jemaah haji dalam enam kloter dari berbagai kecamatan melalui titik kumpul di Ungaran, Selasa (28/4/2026), dengan pengawalan tenaga medis dan ambulans guna memastikan kesehatan jemaah tetap prima menghadapi pemeriksaan ketat di Arab Saudi.
895 Jemaah Haji Kabupaten Semarang Berangkat Bertahap, Terbagi dalam 6 Kloter
Pelaku industri dan pekerja rokok di Jawa Tengah menyoroti kebijakan baru terkait pembatasan tar, nikotin, dan klasifikasi industri yang dinilai berpotensi memicu rokok ilegal, disampaikan di Ungaran, Jumat (24/4/2026). Mereka menilai regulasi ini membebani industri legal dan dapat berdampak pada penurunan produksi serta ancaman PHK.
Rokok Ilegal Kian Menguat Ancam Industri Legal, Pekerja Rentan PHK

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved