KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Alhamdulillah! Industri Kecil dan Menengah Di Salatiga Serap 4.471 Pekerja, Hasilkan Rp91,86 Miliar

Alhamdulillah! Industri Kecil dan Menengah Di Salatiga Serap 4.471 Pekerja, Hasilkan Rp91,86 Miliar

Alhamdulillah! Industri Kecil dan Menengah Di Salatiga Serap 4.471 Pekerja, Hasilkan Rp91,86 Miliar

Laporan Statistik BPS Salatiga 2024.

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Perkembangan investasi di sektor Industri pengolahan merupakan penyumbang nilai tambah terbesar dalam perekonomian Kota Salatiga.

Berdasarkan skala usahanya, industri manufaktur dibagi menjadi empat skala yaitu besar, sedang, kecil dan menengah. Industri kecil memiliki jumlah tenaga kerja 1-4 orang, tenaga kerja industri menengah 5-19 orang, tenaga kerja industri sedang 20-99 orang dan industri besar memiliki tenaga kerja 100 orang atau lebih.

Berdasarkan laporan dari Badan Pusat Statistik Kota Salatiga 2024, sektor industri kecil dan menengah, nilai investasinya mencapai angka Rp.91,86 Miliar pada periode tahun 2023.

Adapun jumlah industri kecil dan menengah di Kota Salatiga sebanyak 1.611 usaha yang mampu menyerap 4.471 orang tenaga kerja.

Sementara pada skala industri besar dan sedang jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Selama sepuluh tahun terakhir. Jumlah industri besar dan sedang mengalami peningkatan hingga dua kali lipat.

Berdasarkan kelompok industrinya,32 persen industri besar dan sedang di Kota Salatiga merupakan industri makanan sedangkan sisanya tersebar merata di 16 kelompok industri lainnya yang meliputi industri bahan kimia, pakaian jadi, barang dari karet, barang galian bukan logam dan lain-lain.

Jika dilihat dari lokasinya, sebagian besar industri besar dan sedang sejumlah 45,76%, berlokasi di Kecamatan Argomulyo. Di sisi lain industri mikro dan kecil banyak terdapat di Kecamatan Tingkir dengan angka 43,45%.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]