KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemuda di Salatiga Terperosok ke Jurang saat Menolong Temanya

Pemuda di Salatiga Terperosok ke Jurang saat Menolong Temanya

Pemuda di Salatiga Terperosok ke Jurang saat Menolong Temanya

Petugas evakuasi korban yang terperosok ke dalam jurang (Foto dok IST)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Berniat hendak menolong temanya justru berujung petaka. Seorang pemuda di Kota Salatiga, Jawa Tengah, terperosok ke dalam jurang saat hendak menolong warga yang lebih dulu jatuh ke dasar sungai di kawasan Kembang Arum, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Rabu (29/4/2026) petang.

Peristiwa bermula ketika seorang warga bernama Johan Subagio diduga terpeleset saat hendak membuang sampah di bibir jurang Sungai Tretes. Ia jatuh ke dasar jurang dengan kedalaman sekitar 10 meter yang dipenuhi bebatuan dan genangan air.

Dalam kondisi terluka, Johan berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut terdengar warga sekitar, termasuk seorang pemuda bernama Galih Satria Pamungkas yang bergegas datang untuk membantu.

Namun nahas, saat berupaya menolong, Galih justru ikut terperosok ke jurang yang sama. Ia diduga salah mengambil jalur dan melompat dari atas tebing dalam kondisi panik.

“Awalnya ada ibu-ibu dengar teriakan minta tolong, lalu minta bantuan ke remaja yang sedang berkumpul. Ada yang turun lewat bawah untuk menolong, tapi satu pemuda ini malah lompat dari atas dan akhirnya ikut jatuh,” ujar Ari, saksi mata di lokasi kejadian.

Ari menjelaskan, kondisi jurang cukup curam dengan kedalaman mencapai sekitar 7 hingga 10 meter. Meski air di dasar sungai relatif dangkal, area tersebut dipenuhi batu sehingga berisiko tinggi menyebabkan cedera.

“Yang satu awalnya jatuh duluan, kemudian yang berniat menolong malah ikut jadi korban karena mungkin panik ingin cepat membantu,” tambahnya.

Akibat kejadian itu, Galih mengalami patah tulang pada tangan kiri dan jari, sementara Johan mengalami luka di bagian kepala akibat benturan saat jatuh.

Proses evakuasi kedua korban berlangsung dramatis dan memakan waktu lebih dari satu jam. Puluhan petugas gabungan dari BPBD, PMI, Damkar, TNI, Polri, serta warga setempat dikerahkan untuk mengangkat korban dari dasar jurang yang curam.

Kedua korban akhirnya berhasil dievakuasi dan segera dilarikan ke RSUD Salatiga untuk mendapatkan penanganan medis.

Ari saksi mata

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis