KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Cegah Kemacetan Saat Nataru, Bus dan Truk Dilarang Masuk Kota Salatiga

Cegah Kemacetan Saat Nataru, Bus dan Truk Dilarang Masuk Kota Salatiga

Cegah Kemacetan Saat Nataru, Bus dan Truk Dilarang Masuk Kota Salatiga

karena membawa penumpang dalam jumlah yang banyak. ChatGPT bilang: ChatGPT Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga melarang bus dan truk melintasi jalur kota selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), yang diumumkan oleh Kepala Dishub, Sri Satuti. Larangan ini berlaku di Kota Salatiga dengan pengalihan jalur kendaraan besar ke Jalan Lingkar Selatan (JLS) untuk mengurangi volume kendaraan, menjaga kelancaran lalu lintas, dan mengantisipasi kecelakaan.
Foto dok IST
Petugas saat atur kepadatan arus lalin didalam kota Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga melarang semua bus dan truk melintasi jalur kota selama perayaan Natal dan tahun baru (Nataru).

Kepala Dishub Kota Salatiga, Sri Satuti, menjelaskan bahwa larangan tersebut dilakukan untuk mengurangi volume kendaraan bermotor yang melintas di jalur dalam kota. Selain itu, juga untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan mengantisipasi terjadinya kecelakaan.

Ia menyebut, jalur bus dari arah Semarang menuju Solo dan sebaliknya akan dialihkan ke Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga.

“Larangan kendaraan besar melintasi jalur Kota Salatiga ini, diterapkan agar kelancaran arus lalu lintas terjaga. Selain itu, juga untuk memberikan rasa nyaman dan aman masyarakat,” katanya.

Sri Satuti mengungkapkan bahwa pada momen Nataru, diprediksi ada peningkatan mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, Dishub Salatiga melakukan berbagai upaya untuk menjaga kelancaran dan ketertiban lalu lintas.

Terkait antisipasi kecelakaan kendaraan umum, ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan ramp check guna memastikan kondisi armada yang beroperasional laik jalan.

Sementara itu, Kasi Bina Keselamatan Ketertiban Lalu Lintas Dishub Salatiga, Bagus Arifianto, mengatakan bahwa ramp chek dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Ini salah satu langkah penekanan angka kecelakaan yang disebabkan human error,” katanya.

Menurutnya, sopir bus memiliki tanggung jawab besar saat bekerja karena membawa penumpang dalam jumlah yang banyak.

“Sopir bus berperan sangat penting karena membawa penumpang. Karena itu, operasional bus harus dipantau,” pungkasnya.

Kabar Terkini

POPULER

Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Pemkab Semarang memanfaatkan ganti kerugian aset daerah terdampak Tol Jogja-Bawen senilai sekitar Rp112 miliar untuk membangun fasilitas publik di Bawen. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan pembangunan dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan pengganti, meliputi kantor kelurahan, RTH, balai RW, serta gedung TK dan SD yang terdampak proyek tol.
Rp40 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen Disulap Jadi Fasilitas Publik di Bawen, Ditarget Rampung Februari 2027
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]