URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Jajaran Polsek Sidorejo Polres Salatiga melakukan operasi gabungan pengawasan lalu lintas hewan di pertigaan Blotongan Kec Sidorejo, Selasa (24/5/2022)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cegah Penyebaran PMK, Polsek Sidorejo Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan di Pertigaan Blotongan

Cegah Penyebaran PMK, Polsek Sidorejo Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan di Pertigaan Blotongan

Cegah Penyebaran PMK, Polsek Sidorejo Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan di Pertigaan Blotongan

Featured Image

Jajaran Polsek Sidorejo Polres Salatiga melakukan operasi gabungan pengawasan lalu lintas hewan di pertigaan Blotongan Kec Sidorejo, Selasa (24/5/2022) sore

Kepada media Kapolsek Sidorejo AKP Tri Widaryanto SH MH mengatakan, kegiatan pengawasan lalu lintas ternak lintas sektoral ini dalam rangka peningkatan kewaspadaan terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Kegiatan gabungan ini diselenggarakan oleh Dinas Pangan dan Pertanian Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Dalam pelaksanaanya bekerja sama dengan kami Polsek Sidorejo dan Dinas Perhubungan Kota Salatiga,”katanya

Tri menjelaskan, dalam pelaksanaan operasi gabungan ini personil yang bertugas, melakukan tugasnya sesuai dengan SOP dari dinas pangan dan pertanian, diantaranya mengecek SKKH (Surat Keterangan Kesehatan Hewan) bagi kendaraan yang membawa hewan ternak seperti Lembu, Kambing, Domba dan Babi sebagaimana  tertuang dalam SE walikota nomor : 443 / 901 / 417 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku ( PMK ) di kota Salatiga.

Selain itu juga mengecek suhu untuk memastikan apakah ada gejala yang mengarah ke PMK atau tidak, seperti halnya suhu badan tinggi diatas 40 karena infeksi virus, melepuh di mulut dan gusi / keropeng², kuku / teracak akan lepas juga sudah parah dan lendir di mulut banyak serta nafsu makan turun.

“Penyakit Mulut dan Kuku memang menyita perhatian dari pemerintah khususnya dinas pangan dan pertanian Kota Salatiga, pasca munculnya kasus PMK di daerah Jawa Timur Gersik, Lamongan, Sidoarjo dan Mojokerto yang menyebabkan kerugian besar bagi peternak hewan kuku belah. Sehingga stake holder terkait di Kota Salatiga melakukan gerakan pencegahan, mengingat PMK dapat menimbulkan potensi rusaknya ekonomi dalam skala yang luas,”jelas AKP Tri.

Sementara dari informasi dihimpun, turut serta dalam kegiatan tersebut yakni Pengawas dan Pengendali Penyakit Hewan drh. Aisyah Pretty Riyandari, Sekretaris Dinas Perhubungan Ir Joko Supriyanto, MM, Staff Dinas Pangan dan Pertanian Elim Prastowo, Anggota Samapta Polsek Sidorejo Polres Salatiga Briptu Dwi Sulistyo dan Anggota Unit Reskrim Polsek Sidorejo Bripka Himawan Sudibyo.( rief )

BACA JUGA :

Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun tetap memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk performa dan keawetan mesin kendaraan meski antrean Pertalite di SPBU mulai meningkat.
Harga Pertamax Meroket, Warga Ungaran Tetap Bertahan Meski Pengeluaran Membengkak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

12 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–08.00 dan 14.00–16
12 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–08.00 dan 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Jumat, 12 Juni 2026 pada pagi serta siang hingga sore hari dengan tinggi muka air...
12 Juni 2026 BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpotensi Guyur Semarang Selatan dan Pegunungan Jawa Tengah
12 Juni 2026: BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpotensi Guyur Semarang Selatan dan Pegunungan Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Jumat, 12 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu...
Tes Religi
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Satreskrim Polres Semarang menetapkan seorang pria berinisial AJS (56), warga kelahiran Salatiga, sebagai tersangka kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap delapan santri di sebuah pondok pesantren...
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga melalui Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kelurahan Ledok menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan pencemaran sungai di RT 03 RW 11, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo,...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved