KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Cegah Penyebaran PMK, Polsek Sidorejo Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan di Pertigaan Blotongan

Cegah Penyebaran PMK, Polsek Sidorejo Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan di Pertigaan Blotongan

Cegah Penyebaran PMK, Polsek Sidorejo Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan di Pertigaan Blotongan

Jajaran Polsek Sidorejo Polres Salatiga melakukan operasi gabungan pengawasan lalu lintas hewan di pertigaan Blotongan Kec Sidorejo, Selasa (24/5/2022) sore

Kepada media Kapolsek Sidorejo AKP Tri Widaryanto SH MH mengatakan, kegiatan pengawasan lalu lintas ternak lintas sektoral ini dalam rangka peningkatan kewaspadaan terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Kegiatan gabungan ini diselenggarakan oleh Dinas Pangan dan Pertanian Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Dalam pelaksanaanya bekerja sama dengan kami Polsek Sidorejo dan Dinas Perhubungan Kota Salatiga,”katanya

Tri menjelaskan, dalam pelaksanaan operasi gabungan ini personil yang bertugas, melakukan tugasnya sesuai dengan SOP dari dinas pangan dan pertanian, diantaranya mengecek SKKH (Surat Keterangan Kesehatan Hewan) bagi kendaraan yang membawa hewan ternak seperti Lembu, Kambing, Domba dan Babi sebagaimana  tertuang dalam SE walikota nomor : 443 / 901 / 417 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku ( PMK ) di kota Salatiga.

Selain itu juga mengecek suhu untuk memastikan apakah ada gejala yang mengarah ke PMK atau tidak, seperti halnya suhu badan tinggi diatas 40 karena infeksi virus, melepuh di mulut dan gusi / keropeng², kuku / teracak akan lepas juga sudah parah dan lendir di mulut banyak serta nafsu makan turun.

“Penyakit Mulut dan Kuku memang menyita perhatian dari pemerintah khususnya dinas pangan dan pertanian Kota Salatiga, pasca munculnya kasus PMK di daerah Jawa Timur Gersik, Lamongan, Sidoarjo dan Mojokerto yang menyebabkan kerugian besar bagi peternak hewan kuku belah. Sehingga stake holder terkait di Kota Salatiga melakukan gerakan pencegahan, mengingat PMK dapat menimbulkan potensi rusaknya ekonomi dalam skala yang luas,”jelas AKP Tri.

Sementara dari informasi dihimpun, turut serta dalam kegiatan tersebut yakni Pengawas dan Pengendali Penyakit Hewan drh. Aisyah Pretty Riyandari, Sekretaris Dinas Perhubungan Ir Joko Supriyanto, MM, Staff Dinas Pangan dan Pertanian Elim Prastowo, Anggota Samapta Polsek Sidorejo Polres Salatiga Briptu Dwi Sulistyo dan Anggota Unit Reskrim Polsek Sidorejo Bripka Himawan Sudibyo.( rief )

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
[pekok2]