URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Warga Sedulur Sikep Samin Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih setelah bantuan pembangunan tower jaringan air bersih di desanya selesai dikerjakan. Bantuan tersebut diberikan Gubernur Ganjar Pranowo melalui Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cerita Sesepuh Samin Mendapat Bantuan Tower Air Dari Ganjar

Cerita Sesepuh Samin Mendapat Bantuan Tower Air Dari Ganjar

Cerita Sesepuh Samin Mendapat Bantuan Tower Air Dari Ganjar

Featured Image

BLORA – Warga Sedulur Sikep Samin Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih setelah bantuan pembangunan tower jaringan air bersih di desanya selesai dikerjakan. Bantuan tersebut diberikan Gubernur Ganjar Pranowo melalui Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah.

Mbah Lasiyo, sesepuh Sedulur Sikep Samin Klopoduwur mengatakan bahwa bantuan tower jaringan air bersih tersebut mempermudah warga untuk mendapatkan air bersih. Bukan hanya itu, air tersebut langsung dapat diakses melalui  pipa dan kran di masing-masing rumah milik warga.

“Sekarang sudah dibuatkan tower dibantu oleh Pak Gubernur, air bisa mengaliri Sedulur Sikep Samin. Di sini ada 73 kepala keluarga atau rumah,” ujarnya, Seni (28/3/2022).

Tower air, menurutnya, bukan hanya untuk memudahkan warga untuk memenuhi kebutuhan air untuk memasak, minum, dan mandi. Tapi juga untuk memenuhi kebutuhan ternak milik warga.

“Sekarang tidak bingung soal air. Di sini warga punya kambing, tiap rumah ada tiga minimal. Ternak itu juga butuh air pagi dan sore. Kalau dikatakan, warga Sedulur Sikep Samin sekarang mewah soal air. Saya rasakan pemerintah sudah mau membantu,” lanjutnya.

Mbah Lasiyo menceritakan, sebelum mendapat bantuan pembangunan tower jaringan air kondisi air sangat sulit didapatkan. Warga harus rela menempuh jarak empat kilometer untuk mengambil air menggunakan dirijen. Di era 1970, warga berjalan kaki membawa peralatan tradisional.

Desa Klopoduwur sendiri terletak di hutan jati yang tanahnya cukup gersang. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, mereka harus menempuh jarak sekitar empat kilometer.

“Dulu sebelum dibuatkan tower air sama Pak Gubernur, kalau mau ambil air itu jaraknya empat kilometer ke embung. Dulunya jalan kaki, sampai tahun 1980an baru ada sepeda motor. Dan, sekarang air sudah mengalir ke rumah masing-masing,” ungkapnya.

Namun, setelah bantuan pembangunan tower jaringan air telah selesai dikerjakan, warga hanya butuh putar kran di rumahnya dan air pun mengalir mudah.

“Terimakasih Pak Ganjar sudah membantu sedulur yang paling sederhana, dan peduli kepada kami yang dulunya dianggap jelek. Sedulur Sikep Samin dulu kan dianggap jelek, mas. Tapi jelek gambarnya, yang penting hatinya baik,” tutur Mbah Lasiyo.

Saat ini, arga Sedulur Sikep Samin Klopoduwur tidak lagi kekurangan air bersih.

“Iya senang, karena Pak Gubernur mengakui sedulur yang elek dan bertempat di bawah hutan pohon jati ini. Tidak, tidak kekurangan air,” imbuhnya.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko melalui Kepala Cabang ESDM kendeng Selatan, Teguh Yudi Pristiyanto mengaku, belum lama ini berkesempatan meninjau pembangunan instalasi air bersih di Karangpace, Klopoduwur, Blora. Sumber tersebut diambil dari Embung Kedungsambi. Sekitar 1,5 KM dari lokasi tandon air.

Di sana dipasang Penurapan yang difilter. Menggunakan alat Filter. Saat disedot, air sudah bersih. Selanjutnya ditarik ke atas untuk distribusi ke masyarakat,” terangnya.

Menurutnya, kemampuan debit yang dipasang 5 liter/detik. Dalam waktu 1 jam Pompa, Tandon sudah penuh.

“Sehari dipompa otomatis 6 jam sekali. Memompanya hanya 1 jam. Sehingga, air tetap tersedia,” tandasnya.

BACA JUGA :

RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo menanggung piutang sebesar Rp2,5 miliar dari pasien titipan pejabat yang belum terselesaikan sejak 2010. Wali Kota Robby Hernawan menyebut pasien layanan mandiri tersebut tidak menyelesaikan pembayaran karena administrasi penagihan tidak jelas, sehingga Pemkot kini mempertimbangkan penghapusan piutang agar tidak membebani keuangan rumah sakit.
Gegara Pasien Titipan Pejabat, RSUD Salatiga Punya Hutang Rp2,5 M
Warga Dukuh Gambirsari RW 10, Randuacir, Salatiga, menggelar tradisi Kenduren-nan di serambi Masjid Nuril Anwar - Al Khair 7 untuk merayakan Iduladha. Seluruh warga lintas agama berdoa bersama lalu makan kembul bujana dari hidangan gotong royong. Ketua RW berharap kebersamaan ini terus terjalin erat ke depan.
Toleransi saat Iduladha, Ratusan Warga Gambirsari Gelar Tradisi Kenduren dan Kembul Bujana Lintas Agama
Warga dan Paguyuban Terminal Tingkir Salatiga Sembelih 5 Ekor Kambing
Warga dan Paguyuban Terminal Tingkir Salatiga Sembelih 5 Ekor Kambing
Alih Status Dosen PPPK ke PNS Disetujui DPR, ADAPI Desak Regulasi Lintas Kementerian yang Berkeadilan
Alih Status Dosen PPPK ke PNS Disetujui DPR, ADAPI Desak Regulasi Lintas Kementerian yang Berkeadilan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Semarang mengkaji pembangunan SMP baru di Kecamatan Pringapus dan Tuntang untuk memenuhi kebutuhan layanan pendidikan. Rencana pembangunan...
RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo menanggung piutang sebesar Rp2,5 miliar dari pasien titipan pejabat yang belum terselesaikan sejak 2010. Wali Kota Robby Hernawan menyebut pasien layanan mandiri tersebut tidak menyelesaikan pembayaran karena administrasi penagihan tidak jelas, sehingga Pemkot kini mempertimbangkan penghapusan piutang agar tidak membebani keuangan rumah sakit.
Gegara Pasien Titipan Pejabat, RSUD Salatiga Punya Hutang Rp2,5 M
RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo menanggung piutang sebesar Rp2,5 miliar dari pasien titipan pejabat yang belum terselesaikan sejak 2010. Wali Kota Robby Hernawan menyebut pasien layanan mandiri tersebut...
Warga Dukuh Gambirsari RW 10, Randuacir, Salatiga, menggelar tradisi Kenduren-nan di serambi Masjid Nuril Anwar - Al Khair 7 untuk merayakan Iduladha. Seluruh warga lintas agama berdoa bersama lalu makan kembul bujana dari hidangan gotong royong. Ketua RW berharap kebersamaan ini terus terjalin erat ke depan.
Toleransi saat Iduladha, Ratusan Warga Gambirsari Gelar Tradisi Kenduren dan Kembul Bujana Lintas Agama
Warga Dukuh Gambirsari RW 10, Randuacir, Salatiga, menggelar tradisi Kenduren-nan di serambi Masjid Nuril Anwar - Al Khair 7 untuk merayakan Iduladha. Seluruh warga lintas agama berdoa bersama lalu makan...
29 Mei 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 08.00–10
29 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 08.00–10.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Jumat pagi hingga siang, 29 Mei 2026, dengan tinggi muka air...
29 Mei 2026 BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Gelombang Selatan Capai 4 Meter
29 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Gelombang Selatan Capai 4 Meter
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Jumat, 29 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara...
Muat Lebih

POPULER

Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved