URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Hingga berakhirnya masa pendaftaran Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan (Panwascam) pada 27 September 2022 lalu, jumlah warga Salatiga yang mendaftarkan dan menyerahkan berkas sebanyak 113 orang, mereka tersebar dari empat kecamatan di Kota Salatiga. Demikian diungkapkan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Salatiga Agung Ari Mursito.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cukup Tinggi, Warga Salatiga Yang Daftar Panwaslucam Capai 113 Orang

Cukup Tinggi, Warga Salatiga Yang Daftar Panwaslucam Capai 113 Orang

Cukup Tinggi, Warga Salatiga Yang Daftar Panwaslucam Capai 113 Orang

featured-img

Hingga berakhirnya masa pendaftaran Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan (Panwascam) pada 27 September 2022 lalu, jumlah warga Salatiga yang mendaftarkan dan menyerahkan berkas sebanyak 113 orang, mereka tersebar dari empat kecamatan di Kota Salatiga. Demikian diungkapkan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Salatiga Agung Ari Mursito.

“Dari jumlah 113 orang pendaftar tersebut, rinciannya untuk pendaftar laki-laki ada 73 orang dan perempuan ada 40 orang. Serta, 5 pendaftar diantara jumlah keseluruhan merupakan mantan Panwascam di Kota Salatiga. Informasi penting, dari pendaftar tersebut, kuota perempuan pendaftar sudah terpenuhi,” ujar Agung Ari.

Ditambahkanya, setelah seluruh berkas masuk panitia seleksi, maka tahap berikutnya adalah pemeriksaan berkas pendaftar pada 28-30 September 2022. Dari jumlah 113 orang pendaftar tersebut, dari sisi pendidikan adalah pendaftar dengan pendidikan terakhir SMA/SMK sebanyak 31 orang, DiplomaI-IV (15 orang), Sarjana (S1) ada 62 orang, dan Magister (S2) sebanyak 4 orang pendaftar.

Sedangkan, dari golongan usia pendaftar Panwascam masing-masing untuk pendaftar usia 25 tahun – 35 tahun sebanyak 61 orang, usia 36 tahun – 45 tahun ada 30 orang, usia 46 tahun – 55 tahun ada 23 orang, dan usia diatas 56 tahun ada pendaftar 9 orang.

“Dengan banyaknya jumlah pendaftar ini, kami menilai bahwa animo masyarakat Kota Salatiga untuk menjadi penyelenggara Pemilu 2024 khususnya menjadi pengawas Pemilu cukup tinggi. Atau bisa saja, ini pengaruh akibat pandemi Covid-19 kemarin, sehingga masyarakat banyak yang membutuhkan pekerjaan.

Kami berharap, jika selesai seleksi dan memperoleh calon Panwascam di masing-masing kecamatan 3 orang, maka benar-benar Panwascam yang profesional, berintegritas, dan utamanya netral. Khususnya, yang belum pengalaman menjadi pengawas pemilu atau pendaftar baru hendaknya terus belajar lebih rajin karena ada saingannya sebanyak 5 orang mantan Panwascam,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia