URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan

Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan

Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada para pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Kota Salatiga 2026 dalam apel pagi di halaman Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3.8.2026). Penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai bentuk apresiasi atas lahirnya berbagai inovasi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Sebanyak 10 inovator dinobatkan sebagai Insan Penggerak Inovasi Daerah 2026. Selain itu, pemerintah kota juga memberikan penghargaan kepada tiga pemenang Lomba Inovasi Tingkat Kota Salatiga kategori perangkat daerah dan tiga tim pelajar penerima bantuan pengembangan inovasi dari Baznas.

Pada kategori perangkat daerah, juara pertama diraih inovasi SIDELA dari Dinas Komunikasi dan Informatika. Juara kedua diraih inovasi Teman Moci (Temukan HIV dengan Mobile VCT pada Populasi Kunci) dari Puskesmas Sidorejo Lor, sedangkan juara ketiga diraih PINTAR TULIS dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Penghargaan Insan Penggerak Inovasi Daerah juga diberikan kepada inovator dari sejumlah perangkat daerah, puskesmas, dan klinik yang berhasil menghadirkan terobosan di bidang pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, hingga digitalisasi layanan.

Salah satu dewan juri Krenova kategori perangkat daerah, Dhinar Sasongko, mengatakan inovasi yang diusulkan tidak cukup hanya menawarkan ide baru. Inovasi harus mampu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat dan dapat diterapkan secara berkelanjutan.

“Ada tiga aspek utama yang menjadi penilaian, yakni kebaruan, keberlangsungan, dan yang paling penting adalah dampaknya terhadap peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Inovasi tidak cukup hanya menjadi gagasan, tetapi harus dapat diimplementasikan secara konsisten dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

Menurut Dhinar, seluruh inovasi telah melalui tahapan administrasi, presentasi, hingga penilaian lapangan. Dewan juri menitikberatkan pada manfaat yang dirasakan masyarakat, bukan sekadar keunggulan konsep.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Salatiga, Siswo Hartanto, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Salatiga dalam membangun budaya *Siap Inovasi* di seluruh perangkat daerah maupun kalangan pelajar.

Menurutnya, pemerintah akan terus memberikan dukungan agar setiap inovasi tidak berhenti di ajang kompetisi, melainkan dapat diterapkan dan dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Tahun depan penyelenggaraan Krenova akan kami tingkatkan lagi. Kami ingin semakin banyak inovasi lahir dari perangkat daerah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, maupun masyarakat. Pemkot Salatiga berkomitmen memberikan ruang dan dukungan penuh bagi setiap inovasi yang bermanfaat,” katanya.

BACA JUGA :

Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga