URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Presiden Joko Widodo kembali melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah, Rabu (5/1). Didampingi Gubernur Ganjar Pranowo, Jokowi mengunjungi empat daerah yakni Sragen, Blora, Grobogan dan Kota Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dampingi Jokowi Kunker, Warga Malah Minta Kaos ke Ganjar

Dampingi Jokowi Kunker, Warga Malah Minta Kaos ke Ganjar

Dampingi Jokowi Kunker, Warga Malah Minta Kaos ke Ganjar

featured-img

GROBOGAN – Presiden Joko Widodo kembali melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah, Rabu (5/1). Didampingi Gubernur Ganjar Pranowo, Jokowi mengunjungi empat daerah yakni Sragen, Blora, Grobogan dan Kota Semarang.

Mendarat di Bandara Adi Soemarmo Solo, Presiden Jokowi beserta rombongan langsung menuju titik pertama yakni Pasar Gemolong, Kabupaten Sragen. Jokowi dan Ganjar menyapa dan membagikan sembako kepada pedagang.

Dari Sragen, Presiden Jokowi, Gubernur Ganjar Pranowo serta rombongan bertolak ke Grobogan untuk mengunjungi Pasar Purwodadi dan SD N 3 Nglinduk. Warga yang menunggu kedatangan Jokowi pun bersorak saat rombongan tiba.

Jokowi dan Ganjar serta rombongan langsung masuk ke halaman sekolah dasar yang terletak di Desa Gabus, Kecamatan Tlogotirto, Grobogan. Ganjar sempat menyapa peserta vaksinasi di titik lain yang mengikuti secara virtual.

“Halo SD Rejosari, ada SD Wirosari, SD empat Godong, SD empat Purwodadi dan Baturagung. Ini saya lagi komplit dengan dprd pak wakil pak Presiden lagi keliling,” kata Ganjar.

Di kesempatan itu, Ganjar sempat berpesan kepada seluruh warga sekolah untuk tetap disiplin protokol kesehatan. Meski sudah divaksin, lanjut Ganjar, masker harus tetap dipakai saat beraktivitas.

“Saya nderek titip prokesnya dijaga. Guru yang ngajar di kelas tolong tetap dipakai maskernya, tak dongakke sehat kabeh. Terimakasih ya,” ucap Ganjar.

Ratusan warga yang berkumpul di sekitar SD tersebut, terus memanggil nama Jokowi dan Ganjar. Sebelum meninggalkan sekolah dan melanjutkan kegiatan, Jokowi sempat menghampiri warga.

Pada momen itu, Ganjar yang berada di belakang Jokowi mencuri perhatian. Warga yang berdiri di tengah sawah karena tak bisa mendekat, menyeru nama Ganjar.

“Pak pak ganjar, kaose pak,” teriak seorang warga.

Di momen itu, Ganjar bersama Menteri PU PR Basuki Hadimoeljono berinteraksi dengan warga. Ganjar bertanya apakah mereka sudah divaksin atau belum. Ganjar juga mengingatkan warga yang tak pakai masker.

“Ojo lali maskermu, maskermu dinggo. Sehat-sehat ya,” ucap Ganjar.

Interaksi Ganjar dan masyarakat yang ramai itu pun menarik perhatian Presiden Jokowi untuk turut bergabung. Jokowi yang mengenakan masker dobel, melepas satu maskernya untuk memberi contoh warga agar tak lupa memakai masker.

Dari Purwodadi, Presiden Jokowi dan Gubernur Ganjar Pranowo beserta rombongan melanjutkan kegiatan. Mereka bertolak menggunakan helikopter ke Kabupaten Blora untuk meresmikan waduk Randugunting.

BACA JUGA :

Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga