KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Darurat Kejahatan Seksual Pada Anak, LPAI Jateng Apresiasi Langkah Cepat Polres Purbalingga

Darurat Kejahatan Seksual Pada Anak, LPAI Jateng Apresiasi Langkah Cepat Polres Purbalingga

Darurat Kejahatan Seksual Pada Anak, LPAI Jateng Apresiasi Langkah Cepat Polres Purbalingga

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Jawa Tengah mengapresiasi langkah cepat Polres Purbalingga dalam merespon aduan yang dilakukan oleh orang tua korban.

Dalam siaran persnya, Ketua LPAI Jawa Tengah, Samsul Ridwan mengungkapkan pihaknya juga mendorong agar Polres Purbalingga benar-benar memastikan semua alat bukti yang memadai, agar penerapan Pasal 81 ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 64 KUHPidana bisa dijalankan secara sempurna.

“Hal yang sangat penting dan harus dilakukan, khususnya pada pemerintah daerah untuk segera melakukan pendampingan dan perlindungan kepada korban dan keluarga korban,”katanya.

Samsul menambahkan, selain itu juga agar Memudahkan semua proses. Menyediakan layanan psikologis dan medis, mengingat korban informasinya sudah hamil.

“Pada peristiwa seperti hendaknya orientasi penangananya tidak hanya fokus pada pelaku pidana saja, namun yang sangat penting dan tidak boleh diabaikan adalah semua proses penanganan harus diorientasikan pada korban ‘anak’ dan keluarga korban,”tandas Samsul.

Diberitakan sebelumnya, empat orang kakek di Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga rudapaksa seorang gadis yang masih berusia 14 tahun.

Akibat perbuatan bejat empat orang kakek, kini korban tengah hamil enam bulan. Mirisnya, para pelaku rudapaksa merupakan empat kakek yang masih tetangga korban.

Keempat pelaku yang sudah ditangkap yakni JH (62), AS (51), TH (58), dan SR (51).

JH telah menyetubuhi korban sebanyak 5 kali, sementara AS melakukannya 2 kali, TH 3 kali, dan SR 5 kali

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama