URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pasangan calon nomor urut 3, Sinoeng-Budi, dalam debat Pilwalkot Salatiga memperkenalkan identitas lokal dengan pendukungnya mengenakan pakaian khas daerah seperti lurik dan blangkon di Hotel Laras Asri pada Selasa (29/10/2024) malam.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Debat Pilkada, Sinoeng – Budi Soroti TPA Ngronggo, Tinggal 2 Tahun Lagi

Debat Pilkada, Sinoeng – Budi Soroti TPA Ngronggo, Tinggal 2 Tahun Lagi

Debat Pilkada, Sinoeng – Budi Soroti TPA Ngronggo, Tinggal 2 Tahun Lagi

Pasangan calon nomor urut 3, Sinoeng-Budi, dalam debat Pilwalkot Salatiga memperkenalkan identitas lokal dengan pendukungnya mengenakan pakaian khas daerah seperti lurik dan blangkon di Hotel Laras Asri pada Selasa (29/10/2024) malam.
Foto dok IST
Pasangan Sinoeng Budi saat sampaikan paparanya dalam debat KPU
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ada yang menarik dalam debat ini dimana Pasangan nomor urut 3, Sinoeng-Budi tersebut para pendukungnya mengenakan pakaian khas daerah seperti lurik, blangkon dan lain sebagainya sebagai gambaran ciri khas dan jati diri warga Salatiga.

“Tetap memegang jati diri, menjujung tinggi spiritualitas namun tetap berdaya saing secara global. Ini yang akan kita dorong sebagai identitas lokal yang berwawasan global,” ungkap Sinoeng.

Lingkungan hidup juga menjadi perhatian paslon ini. Menurut Sinoeng, hingga kini yang masih menjadi persoalan adalah keberadaan TPA Ngronggo yang daya tampungnya tinggal dua tahun lagi.

“Jika tidak tertangani, maka Salatiga akan menjadi darurat sampah. Kami akan sanggup memberikan yang terbaik bagi Salatiga,” kata Sinoeng.

Sementara itu, pasangan Sinoeng, Budi Santosa menyoroti persoalan perkembangan UMKM di Salatiga. Budi mengaku pihaknya telah merancang program pemberdayaan UMKM bagi pelaku usaha di Salatiga.

“UMKM Salatiga harus diberi pendampingan, pembimbingan. Bila perlu ada studi banding ke beberapa wilayah. Kalau UMK meningkat, ekonomi meningkat, kalau ekonomi meningkat, tingkat kebahagiaan juga meningkat, rakyat jadi sehat,” jelas Budi.

BACA JUGA :

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri
DPW PKS Jawa Tengah menargetkan 11 kursi DPR RI guna menembus tiga besar nasional pada Pemilu mendatang. Target ditegaskan dalam Bimtek pimpinan dan anggota legislatif PKS se-Jateng di Yogyakarta, Kamis (12/02/2026). Konsolidasi kader dan penguatan ideologi partai dilakukan untuk menghadapi berbagai kemungkinan sistem pemilu.
Partai Keadilan Sejahtera Jateng Dorong Kemandirian Kader, Targetkan Jadi Partai Papan Atas
Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Salatiga, Heru Prastyo, mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri disampaikan kepada pimpinan partai dan DPRD di Salatiga pada 3 Februari 2026. Keputusan diambil karena alasan kesehatan, sehingga Heru fokus menjalani pengobatan, sementara PKS memproses PAW pengganti.
Alasan Fokus Pengobatan, Heru Prastyo PKS Mundur dari Anggota DPRD Kota Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Menuju Era Baru Trans Semarang Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Menuju Era Baru Trans Semarang: Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan