URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kunjungan kerja Presiden Jokowi di Desa Giriroto, Boyolali, Kamis (11/8). Presiden meninjau pengembangan kelapa genjah sekaligus melakukan penanaman kelapa genjah dan tanaman sela bersama para petani setempat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dibantu Bibit Kelapa Genjah: Terimakasih Pak Jokowi dan Pak Ganjar

Dibantu Bibit Kelapa Genjah: Terimakasih Pak Jokowi dan Pak Ganjar

Dibantu Bibit Kelapa Genjah: Terimakasih Pak Jokowi dan Pak Ganjar

featured-img

BOYOLALI – Raut wajah Nur Haryanti, Ida dan Sari Widadyo tampak bahagia. Penantian mereka setelah berdiri dua jam lebih di bawah terik matahari, dibayar lunas setelah bertemu Presiden Joko Widodo dan Gubernur Ganjar Pranowo.

Momen itu berlangsung dalam kunjungan kerja Presiden Jokowi di Desa Giriroto, Boyolali, Kamis (11/8). Presiden meninjau pengembangan kelapa genjah sekaligus melakukan penanaman kelapa genjah dan tanaman sela bersama para petani setempat.

Sekitar pukul 09.20 WIB rombongan Kepala Negara tiba di lokasi. Jokowi tak langsung ke titik acara namun menyapa terlebih dulu warga Desa Giriroto. Praktis suasana menjadi riuh karena warga berebut ingin menyapa langsung presiden.

Tak jauh dari Presiden Jokowi, tampak Gubernur Ganjar Pranowo juga menyalami satu persatu warga yang menyapanya. Ganjar mendampingi Jokowi yang bagi-bagi kaos ke warga setempat.

Saat acara berlangsung belasan petani telah berdiri di lahan yang telah disiapkan. Di depan mereka terdapat bantuan presiden dan bibit kelapa genjah yang sudah ditanam. Saat presiden berdialog dengan petani, Ganjar meladeni para petani yang meminta foto dengannya.

“Tadi pak Ganjar tanya, ini siapa yang tanam. Saya bilang ya saya pak, ini bibit kelapa,” ujar Ida mempraktekkan obrolannya dengan Ganjar.

Ida mengatakan, ada seribu bibit kelapa genjah yang ditanam pada acara tersebut. Ida senang dikunjungi dan berdialog dengan Jokowi serta Ganjar.

“Ini bibit kelapa ada seribu, seneng dapet bantuan. Semoga maju dalam ekonominya,” kata Ida.

Hal yang sama juga dirasakan Sari Widadyo. Perasaan senang dan bahagia bertemu Presiden Jokowi dan Gubernur Ganjar Pranowo, makin bertambah dengan adanya bantuan bibit yang diberikan.

“Perasaane nggih remen banget, dikunjungi mawon pun seneng, lebih-lebih ada bantuan kaya gini ya tambah senang warga sekitar sini,” katanya.

Petani berusia 56 tahun itu juga mendapat pesan dari Ganjar terkait bantuan yang diberikan Presiden Jokowi. Widadyo mengatakan, Ganjar berpesan agar nantinya petani bisa memanfaatkan hasil tanaman.

“Ya niku masalah penghasilan penanaman ini mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh warga sini sekitarnya dan hasilnya bisa menambah perekonomian dan kemajuan di kampung sini,” katanya.

Petani lainnya, Nur Haryanti pun gembira. Momen ini adalah hari yang telah lama dinantikannya. Bisa bertemu dan menyapa langsung Presiden Jokowi serta Gubernur Ganjar Pranowo.

“Rasanya seneng banget sama terharu, didatangi orang nomor satu di Indonesia dan orang nomor satu di Jawa Tengah. Bisa bersalaman langsung yaallah sungguh bahagia sekali,” ujarnya.

Nur terus mengungkapkan perasaannya bertemu Jokowi dan Ganjar. Sampai acara selesai, Nur merasa tak percaya dan gemetaran karena bisa berfoto bersama Ganjar.

“Degdegan, bahagia, pak ganjar lucu banget humoris dan merakyat banget, ya Allah subhanallah,” tuturnya.

Nur mengatakan, bantuan bibit yang diberikan jumlahnya ribuan dan berbagai jenis. Mulai dari kelapa genjah, jagung, cabai, tomat hingga tanaman sayur-sayuran.

“Semoga petani sini bisa memanfaatkan apa yang dikasih sama pemerintah dan tambah makmur sejahtera dengan dibantu seprtti ini,” kata perempuan berusia 37 tahun itu.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan terimakasih kepada Presiden Joko Widodo atas bantuan bibit yang diberikan. Ganjar berharap, bantuan bibit yng diberikan akan membantu pengembangan industri yang sudah ada salah satunya gula semut.

“Kita harapkan ini menjadi bagian baru untuk mengembangkan industri yang ada di sini, dan dukungan pak bupatinya bagus nanti lansekapnya jadi indah di sana ada waduk nah ini dua tahun sudah berbuah lho,” ujar Ganjar.

Maksimalkan Lahan Tak Produktif, Jokowi Tanam Kelapa Genjah di Jateng

Presiden Jokowi mengatakan ada 46ribu bibit kelapa genjah yang dibagikan dan ditanam di Kabupaten Boyolali. Selain itu, bantuan bibit juga diberikan di Karanganyar sebanyak 44ribu bibit dan 110ribu bibit di Sukoharjo.

“Ini baru dimulai dari sini, nanti di provinsi-provinsi yang memang kelapa bisa baik akan kita tanami.
Targetnya kurang lebih 1juta kelapa genjah, tapi tidak kelapa saja. Tadi ada jagung dan bibit cabai juga,” kata Jokowi.

Cara ini, kata Jokowi, diharapkan menjadi solusi ketahanan pangan di Indonesia. Sebab saat ini, terjadi krisis pangan dan sudah 300juta orang di dunia mengalami kelaparan.

“Di beberapa negara sudah mulai, diperkirakan kalau ini tidak ada solusi bisa masuk ke 800juta orang akan kekurangan pangan,” kata Jokowi.

Jokowi percaya Indonesia mampu menghadapi krisis pangan tersebut. Terutama jika masyarakatnya bisa mengoptimalkan keberadaan lahan tak produktif.

“Urusan cabai, urusan ya harusnya rumah tangga-rumah tangga di desa itu bisa nanam itu. Di polybag atau di pekarangannya, sehingga tidak ada yang namanya kita ini kekurangan cabai atau harganya naik drastis,” tandasnya.

BACA JUGA :

Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved