URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Serangan hama wereng mengganas di lahan pertanian padi di wilayah Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Tak kurang dari 15 hektare tanaman padi di kawasan tersebut tidak bisa dipanen alias puso.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diserang Hama Wereng, 15 Hektare Tanaman Padi di Kalisidi Puso

Diserang Hama Wereng, 15 Hektare Tanaman Padi di Kalisidi Puso

Diserang Hama Wereng, 15 Hektare Tanaman Padi di Kalisidi Puso

featured-img

UNGARAN – Serangan hama wereng mengganas di lahan pertanian padi di wilayah Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Tak kurang dari 15 hektare tanaman padi di kawasan tersebut tidak bisa dipanen alias puso.

Kepala Desa Kalisidi, Dimas Prayitno Putro mengatakan serangan hama wereng kali pertama dilaporkan warganya sekitar satu bulan yang lalu, saat tanaman padi di sejumlah petak sawah petani terindikasi terserang. Dalam sepekan setelah diketahui, serangan hama wereng terus meluas pada lahan persawahan lainnya hingga akhirnya mencapai belasan hektare.[irp posts=”42933″ name=”Serangan Balik Terhadap Hama Wereng dengan Gerdal OPT Kimiawi dan Hayati”]

“Di wilayah desa Kalisidi, kurang lebih ada puluhan hektare lahan persawahan warga yang tanamannya terserang oleh hama wereng ini. 15 hektare di antaranya puso,” jelasnya saat dihubungi, Rabu (21/9/2022).

Akibat serangan hama tersebut, daun dan batang tanaman padi makin lama menjadi kekuningan dan pertumbuhan tanaman padi tersebut juga terhambat. Upaya untuk menangani serangan hama wereng ini pihaknya telah dikoordinasikan kepada petugas penyuluh pertanian, bahkan juga Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang.

“Alhamdulillah dapat tertangani dengan cepat, tidak seperti satu bulan lalu saat serangan wereng meluas dengan cepat,” tandasnya.

Berdasarkan data Dispertanikap kabupaten Semarang, serangan hama tersebut telah mengakibatkan penurunan produktivitas tanaman padi di wilayah Kecamatan Banyubiru, Ambarawa, Pabelan dan Kecamatan Bancak. (win)

BACA JUGA :

PT Jasamarga Semarang Batang melakukan uji kekesatan (Skid Resistance Test) di Ruas Tol Semarang–Batang sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pengujian ini bertujuan mengukur daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan agar risiko kendaraan tergelincir dapat diminimalkan, sekaligus menjadi dasar pelaksanaan pemeliharaan demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol.
Ternyata Jalan Tol Rutin Jalani Uji Kekesatan Jalan, Apa Itu dan Mengapa Penting?
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar
Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah