URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Percobaan pemerkosaan disertai penganiayaan menimpa Ade Eka (24) di Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Minggu dini hari, 14 Desember 2025. Pelaku SA (32) ditangkap Polres Semarang setelah korban menolak ajakan berhubungan badan. Aksi terjadi di kos korban saat pelaku dalam pengaruh minuman keras.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ditolak Berhubungan Badan, Pelaku Mabuk Aniaya Perempuan di Kos Pringapus

Ditolak Berhubungan Badan, Pelaku Mabuk Aniaya Perempuan di Kos Pringapus

Ditolak Berhubungan Badan, Pelaku Mabuk Aniaya Perempuan di Kos Pringapus

Pelaku penganiayaan dan percobaan pemerkosaan di sebuah rumah kos daerah Pringapus dibekuk polisi saat bersembunyi di semak belukar, Minggu (14/12/2025). Foto: Humas Polres Semarang
Pelaku penganiayaan dan percobaan pemerkosaan di sebuah rumah kos daerah Pringapus dibekuk polisi saat bersembunyi di semak belukar, Minggu (14/12/2025). Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Seorang perempuan muda menjadi korban percobaan pemerkosaan yang disertai penganiayaan di wilayah Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang. Pelaku berinisial SA (32) berhasil diamankan jajaran Polres Semarang kurang dari empat jam setelah kejadian, Minggu (14/12/2025) dini hari.

Korban bernama Ade Eka (24), warga Kabupaten Temanggung, ditemukan dalam kondisi luka di bagian kepala dan wajah. Saat ini korban masih menjalani perawatan medis di RS Ken Saras.

Kapolsek Bergas AKP Harjono menjelaskan peristiwa bermula pada Sabtu (13/12/2025) malam hingga Minggu dini hari. Korban sebelumnya berkumpul bersama seorang rekan perempuan dan tiga pria, termasuk pelaku, di wilayah Pringapus. Dalam pertemuan tersebut, pelaku dan dua pria lainnya mengonsumsi minuman keras.

Sekitar pukul 01.00 WIB, korban diantar pulang ke kamar kosnya di kawasan Macan Mati, Klepu, Kecamatan Pringapus. Namun sekitar pukul 04.00 WIB, pelaku mendatangi kos korban dan memaksa masuk ke kamar.

“Tetangga kos mendengar keributan. Saat pintu didobrak, korban ditemukan bersimbah darah, sementara pelaku melarikan diri dengan melompati pagar ke arah kebun di belakang kos,” terangnya.

Korban kemudian dibawa ke RS Ken Saras, sementara polisi melakukan pengejaran. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap saat bersembunyi di semak-semak di area tanah kosong dekat sungai.

Dari pemeriksaan awal, pelaku nekat melakukan penganiayaan karena korban menolak ajakan berhubungan badan. Pelaku diketahui berada di bawah pengaruh minuman keras saat kejadian.

“Pelaku jengkel karena ditolak dan dalam kondisi mabuk, sehingga melakukan penganiayaan terhadap korban,” tegasnya.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Semarang guna proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami unsur percobaan pemerkosaan dan penganiayaan dalam kasus tersebut. (win)

BACA JUGA :

Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon