RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Dua Hari di Pacitan, Pusbakum UIN Salatiga Rapatkan Barisan Layanan

Dua Hari di Pacitan, Pusbakum UIN Salatiga Rapatkan Barisan Layanan

Dua Hari di Pacitan, Pusbakum UIN Salatiga Rapatkan Barisan Layanan

Kegiatan Pusbakum UIN

RASIKA.COM | SALATIGA – Kota Pacitan menjadi saksi ikhtiar Pusat Bantuan Hukum (Pusbakum) UIN Salatiga dalam merawat profesionalitas dan kekompakan internal. Selama dua hari, Jumat–Sabtu, 16–17 Januari 2026, sebanyak 36 pengurus dan anggota mengikuti kegiatan capacity building yang dirancang untuk menguatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus menyatukan irama kerja lembaga bantuan hukum tersebut.

Alih-alih sekadar agenda penyegaran, kegiatan ini disusun sebagai ruang pembelajaran kolektif.

Kepala Pusbakum UIN Salatiga, KH M. Yusuf Khumaini, menekankan bahwa penguatan kompetensi menjadi inti kegiatan.
“Kegiatan capacity building ini kami rancang untuk memperkuat pemahaman serta keterampilan anggota Pusbakum, khususnya dalam pelayanan dan pendampingan hukum kepada masyarakat,” tuturnya.

Yusuf menegaskan, di tengah meningkatnya kebutuhan akses keadilan, Pusbakum dituntut terus adaptif dan profesional. Integritas, katanya, menjadi penyangga utama kepercayaan publik.

“Pusbakum harus hadir sebagai lembaga yang responsif, profesional, dan berorientasi pada keadilan bagi masyarakat pencari keadilan,” ujarnya.

Sekretaris Pusbakum UIN Salatiga, Nurrun Jamaludin, menyebut rangkaian kegiatan disusun dengan pendekatan menyeluruh—memadukan penguatan keilmuan, spiritualitas, dan kebersamaan.

“Selain kegiatan luar ruang, kami juga mengisi agenda dengan mujahadah, rapat kerja, serta penguatan materi pelayanan dan pendampingan hukum agar ke depan kinerja Pusbakum semakin optimal,” kata Jamal.

Materi utama yang diberikan mencakup Pelayanan dan Pendampingan Hukum, dengan fokus pada prosedur bantuan hukum, etika pendampingan, serta posisi strategis Pusbakum dalam menangani perkara litigasi maupun non-litigasi. Diskusi-diskusi tersebut menjadi bekal penting bagi anggota dalam mendampingi masyarakat pencari keadilan.

Di sela agenda formal, suasana kebersamaan dibangun melalui fun games dan wisata alam ke Pantai Watu Karung serta Sungai Maroon. Interaksi santai itu menjadi ruang mempererat relasi antarpengurus dan anggota sebelum berlanjut ke rapat kerja internal.

Kegiatan capacity building ditutup dengan kepulangan rombongan ke Salatiga. Melalui agenda ini, Pusbakum UIN Salatiga berharap kualitas pelayanan hukum semakin meningkat, seiring menguatnya sinergi internal dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat secara profesional dan berkeadilan.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px

              

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157